Tak Mau Kecolongan, Kapolrestabes Surabaya Adakan Test Urin Anggotanya.

suara-publik.com

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Adanya Perintah untuk memerangi Narkoba dari Pemerintah Pusat diteruskan kepada Seluruh Instansi baik TNI, Polri maupun Instansi yang lain. Memang, dampak negatif dari penggunaan barang berbahaya tersebut sudah tidak terbantahkan lagi, selain merusak moral bangsa juga merusak masa depan bangsa ini.

Sebagai Lembaga Negara yang memiliki tugas dan fungsi pemberantasan penyalahgunaan Narkoba. Polri mulai berbenah diri untuk menseterilkan anggotanya dari penyalahgunaan narkoba. Sebab kalau penegak hukumnya terlibat, maka lembaga ini terkena dampak perbuatan oknumnya. Seperti yang terjadi di Pengadilan Negeri Surabaya, memvonis mati Oknum Polisi yang bertugas di Polres Sidoarjo dan 2 wanita jaringan Narkoba.

Polrestabes Surabaya dibawah kendali Kombespol Drs. Iman Sumantri M.Si tidak mau kecolongan seperti yang tersebut diatas. Kapolres melakukan Tes Urine dadakan setelah pelaksanaan apel pagi di Halaman Mapolrestabes Surabaya. Kebetulan pada kesempatan apel pagi, Kapolrestabes Surabaya telah memberikan penghargaan/ reward kepada anggota yang berprestasi dalam rangka pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2016 yang dilaksanakan terpusat selama 12 hari pada bulan Februari yang lalu.

Kendati Kapolrestabes Surabaya sempat berterima kasih kepada seluruh anggota yang terlibat langsung maupun yang tidak langsung dalam mensukseskan pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2016, beliau juga sangat prihatin atas keterlibatan anggota Polri dalam peredaran Narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Hal itu ditegaskan dalam arahan beliau saat pelaksanaan Apel Pagi dan disaksikan seluruh anggota Polrestabes Surabaya yang hadir dalam kegiatan tersebut. ” Tidak ada rehabilitasi untuk anggota Polri yang terlibat kasus Narkoba, hanya ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan jika terlibat kasus Narkoba, mengundurkan diri dari Kepolisian atau dipindah tugaskan ke Kesatuan yang lain”, terang Polisi berpangkat melati tiga tersebut,Senin(07/03).

Kombespol Iman juga menyampaikan bahwa Anggota Polri harusnya bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam memberantas peredaran Narkoba, karena Polri adalah seorang Penegak Hukum. Tidak ingin Kecolongan di lingkungan Polrestabes Surabaya sendiri, Kapolrestabes Surabaya memerintahkan kepada Propam Polrestabes Surabaya untuk memilih secara acak 50 Anggota Polri untuk melaksanakan Tes Urine.

Pemeriksaan Tes Urine yang mendadak ini sontak membuat kaget sejumlah personil Polrestabes Surabaya. Setelah ditunjuk, Anggota Polrestabes Surabaya digiring ke Graha Polisi Istimewa untuk diperiksa Urinenya oleh Dokkes Polrestabes Surabaya.

Dari 50 Anggota yang dipilih secara acak tersebut, diikuti oleh satuan fungsi di Polrestabes Surabaya, seperti fungsi Reskrim, Reskoba, Sabhara, Lantas, Pamobvit dan Staff Polrestabes Surabaya. Dari pemeriksaan Tes Urine Dadakan ini seluruh anggota yang diperiksa dinyatakan Negatif.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya telah melaksanakan kegiatan serupa kepada anggota Propam dan Pejabat Utama Polrestabes Surabaya. Kedepan tidak menutup kemungkinan pemerikaan Urine juga dilaksanakan di Polsek Jajaran. Hal ini dilakukan semata-mata untuk melakukan Instropeksi diri kedalam, Kapolrestabes Surabaya menghendaki seluruh jajarannya bersih dari Pengaruh Narkoba.(TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru