Kericuhan Warnai Razia Satreskoba Polretabes Surabaya

suara-publik.com

Surabaya Suara Publik. Razia Gabungan yang diadakan Satreskoba Polrestabes Surabaya diwarnai kericuhan antara awak media dan manajemen LCC Club. Razia hiburan malam kali ini dikuti juga aparat dari TNI dan BNN Kota Surabaya serta beberapa orang dari Satpol PP. Tujuan Razia ini untuk melakukan test urin bagi pengunjung tempat hiburan.

Joko repoter TVRI saat meliput Razia di halang-halangi manajemen LCC saat mau masuk front office. Hal itu memicu adu mulut antara Joko dengan pihak LCC. Walau dongkol merasa tugas nya di halangi, namun Joko mengalah dan menjauh dari pintu masuk LCC. “masak kita masuk kok di halang-halangi, apa tidak tahu tugas jurnlistik menejemen LCC ini” papar Joko pada Suara Publik. Tim Suara Publik pun meredam reporter TVRI untukl sabar, sehingga Joko melunak.

Namun saat Polisi meminta awak media masuk untuk wawancara diarea Front Office LCC, menejemen LCC kembali mengusir para wartawan. Hal ini membuat para wartawan yang meliput Razia kali ini tersulut emosi. Kontan saja pertengkaran terjadi, saling dorong dan umpat terjadi di pintu masuk LCC.

Salah satu kamera reporter TV terlihat rusak pada kejadian pertikaian awak media dengan salah seorang  manajemen LCC. Keributan reda setelah petugas Kepolisian melerai kejadian ini.(k)

 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru