Cemburu Karena Istri Siri Pulang Pagi, Rendra Gantung Diri

suara-publik.com

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Warga sekitar Jalan Kupang Gunung Jaya Gg.7 No. 22 Surabaya, sabtu 30/4/2016 pukul 08.00 wib pagi tadi. Dikejutkan dengan kejadian seorang pemuda yang bunuh diri dengan cara menggantung diri. Pemuda nekat yang mengakhiri hidupnya itu diketahui bernama Gusti Rendra berumur 20 tahun.

Kejadian tewasnya Rendra diketahui oleh  neneknya, Suparti nenek Rendra ketika bangun tidur mendapati korban sudah tergantung di pintu dengan menggunakan slendang. Sementara Luluk istri sirinya yang ketika itu sekamar dengan Korban, masih tertidur.

Mengetahui kejadian tersebut kemudian memberitahukan kepada tetangganya. Karena saat itu korban masih tergantung dan tidak berani menyentuh. Menurut Luluk, empat hari yang lalu Korban pernah mencoba bunuh diri dengan menyayat tangannya menggunakan kaca. Karena korban cemburu dengan dirinya yang sering pulang pagi .

Dalam penelusuran Suara Publik, Rendra masih berstatus Mahasiswa. Sebelumnya Rendra tinggal di jalan Brawijaya pasar No.46 Surabaya. Pada bulan Pebruari 2016 yang lalu menikah siri dengan Luluk Lutfia (20). Lutfia berprofesi sebagai purel asal jalan Kupang gunung jaya Gg.7 No. 22 Surabaya dan tinggal bersama neneknya Suparti di alamat tersebut.

Sebelumnya Korban bersama Istri sirinya bertempat tinggal di jl Brawijaya. Seminggu sebelum kejadian Korban bersama Istri sirinya pindah ke Kupang Gunung jaya 7 dengan maksud menemani Nekeknya.

Agus Bahari Kapolsek Sawahan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, setelah mendapatkan laporan pihaknya menghubungi Bantek Inden dan Visum untuk melakukan pemeriksaan.
"Setelah dilakukan identifikasi terhadap korban selanjutnya mayatnya dikirim ke RS.Dr Sutomo untuk proses visum agar bisa diketahui penyebab kematiannya. Petugas juga memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut", tutup Kompol Agus.(TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru