SURABAYA - SUARA PUBLIK. Aksi Kawanan pembobolan rumah
kembali mengintai Surabaya. Kali ini, para pelaku Beraksi di sebuah rumah di
jln Medayu utara gang 1 no.13 Rungkut Surabaya. Hingga dua kali di obok-obok
dengan leluasa oleh para pelaku dengan jam yang sama. Yakni dini hari sekitar
pukul 02.00 wib hingga Subuh.
Aksi pembobolan itu, pertama kali terjadi pada 19 April 2016 lalu. Pelaku
berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga. Dari informasinya, pelaku
beraksi hanya sendirian, dengan menggunakan obeng kemudian merusak gembok pintu
rumah. Setelah berhasil, selang beberapa hari kembali beraksi lagi yakni tepat
tanggal 21 April 2016. Tak tanggung-tanggung pelaku itu kembali mengobok-obok
rumah tersebut.
Karena aksi pertama berjalan mulus, Tiko sang pembobol, tanpa takut merusak kembali gembok pintu rumah
yang diketahui milik AY yang berusia 34 tahun. Aksi yang kedua itu, pemilik
rumah juga kembali lengah. Tiko pun berhasil membawa kabur sebuah laptop merk
Hp.
Tak mau kebobolan berungkali, korban kemudian melaporkan hal itu ke Mapolsek
Rungkut. Mendapat laporan itu, unit Reskrim Polsek Rungkut yang di komandoi AKP
Hartono langsung bergerak mengejar pelaku. Dari pertengahan bulan April, para
anggota terus menyebar untuk mengejar dan mencari keberadaan pelaku. Setelah
beberapa lama, keberadaan pelaku akhirnya terendus dan berhasil di amankan
anggota Team Buser Polsek Rungkut.
Saat diamankan, diketahui pelaku itu bernama Tiko asal Ds.Karanglo Kel.Kebraun
Kec. Bangilan Tuban. Sumber internal kepolisian menyebut, pelaku itu adalah
tersangka utama. Bukan hanya itu, untuk melancarkan segala aksinya, pelaku juga
dibantu dua temannya. Sekarang keduanya juga sudah diamankan di Mapolsek
bersama pelaku utama (esksekutor). "Yang kami amankan petama adalah
tersangka utama, dua temannya juga sudah kami amankan," sebut sumber
tersebut.
Dari ceritanya, tersangka utama ini memang gesit soal pembobolan rumah. Bahkan
untuk membobol, pelaku beraksi seorang diri. "Pelaku ini memang pintar,
pemilik rumah (korban) aja sampai kebobolan dua kali," imbuhnya.
Sumber internal kepolisian itu juga memaparkan, seusai membobol rumah dan
membawa kabur barang-barang milik korban. Pelaku menjual barang hasil curian
itu ke penadah yang bernama Agus Romelan.
Sedangkan untuk melancarkan aksinya, pelaku dibantu oleh Muhamad Arif asal
Wonoayu gang Buntu no.4 Surabaya. "Tiga pelaku yang kami amankan ini
adalah diantaranya, satu sebagai eksekutor, dan dua lainnya sebagai penadah
serta perantara," paparnya.
Sementara itu, saat di konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Rungkut, AKP Hartono
menjelaskan bahwa para pelaku ini adalah komplotan spesialis pembobol rumah.
Sebab, diketahui dari aksinya, mereka berhasil membobol rumah yang sama hingga
dua kali. "Para pelaku ini memang sudah spesialis, karena di lihat dari
aksinya, pelaku hanya menggunakan sebuah obeng. Namun, ketiga tersangka kini
sudah kami amankan, dan akan kami proses serta pengembangan lebih lanjut,"
tutup Hartono.(TOM)
Editor : Pak RW