SURABAYA - SUARA PUBLIK. Aiptu Rudi Adri seorang Polisi dari Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim Induk 8 Tol Suramadu, harus mengerang kesakitan setelah dibacok orang tidak dikenal di pintu Tol Jembatan Suramadu sisi Surabaya arah Madura. Diduga, orang tersebut adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda empat.
Kejadian itu bermula pada Minggu (08/05/2016) dini hari kemarin, saat Aiptu Rudi menghentikan mobil pikup (L 300) warna hitam tanpa ada no pol(plat nomer-red). Namun saat dihadang, pelaku justru turun dan mengeluarkan pisau sepanjang 30 cm. Perkelahian keduanya pun akhirnya tidak terhindarkan antara Aiptu Rudi dan pelaku.
"Saat itulah, pelaku tiba-tiba menyabetkan sajamnya ke
tangan anggota saya (Aiptu Rudi, red). Siku lengan tangan kanannya pun
terluka," terang Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu
saat dikonfirmasi, Senin (09/05/2016).
Lantaran dalam bahaya, lanjut Pranatal, anggotanya terpaksa melakukan
perlawanan dengan mengeluarkan tembakan. "Setelah anggota mengeluarkan
senjatanya, pelaku langsung melarikan diri. Saat lari, pelaku melompat ke jalur
roda dua dan merampas motor orang, kemudian dibawa kabur," tambahnya.
Setelah merampas motor di jalur roda dua Jembatan Suramadu, pelaku berusaha
dihentikan polisi lainnya, yakni Bripka Hery Rachman. Tapi, pelaku masih tetap
terus melajukan kendaraannya. "Pelaku itu kabur ke arah Madura. Sekarang
ini masih kita koordinasikan Polres Bangkalan dan Polsek Kenjeran Surabaya serta
anggota Jatanras Polda Jatim. Untuk membantu melakukan penangkapan," ucap
perwira dua melati di pundak tersebut.
Mobil pick up warna hitam yang ditinggalkan di Jembatan Suramadu, di duga hasil
curian. Sebab, saat dicek oleh polisi, rumah kontak mobil sudah rusak dan ditemukan
kunci letter T. "Saat ini kita masih mencari siapa pemilik mobilnya. Kita
juga sudah minta pada orang yang motornya dirampas untuk membuat laporan
polisi," tandas mantan Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini.(TOM)
Editor : Pak RW