Camat Semampir Tak Berkelit Saat Dituding Tahu Jual Beli Stand Ampel

suara-publik.com

Surabaya-Suara Publik. Ratusan PKL Nyamplungan Ampel terlihat bersih tegang terhadap puluhan anggota Satpol PP yang akan mengadakan penertib an diarea tersebut. petugas Satpol PP dilapangan menyatakan bahwa tindakan penertib an ini akan tetap dilakukan karena sudah ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak Satpol PP sebelumnya kepada seluruh PKL. Hal ini ditegaskan Kusnanto sebagai komandan lapangan yang melakukan penertib an.

"kami hanya melaksanakan perintah dari atasan mas, tempat ini harus steril dari pedagang kaki lima, karena akan ada tamu kenegaraan dari luar negeri. Jadi mau tidak mau kami harus tetap melaksanakan perintah atasan",terang Kusnanto kepada media ini.

Sementara itu, Koordinator PKL Nyamplungan Zainul menyatakan,"kami akan tetap disini, sampai tuntutan kami benar-benar dipenuhi oleh ibu Walikota" terang Zainul. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Zainul menolak untuk diusir. "seperti kata saya kemarin mas, kami disini ingin dibina bukan dihanguskan, kami juga ditawarkan untuk masuk ke Sentra PKL, tapi tidak memenuhi kuota, bahkan stand-standnya juga diperjual belikan, terus bagaimana nasib kita nantinya?,"jelas Zainul.

"kondisi seperti ini yang mengharuskan kami untuk tetap bertahan disini, apapun resikonya kami tetap disini",ungkap Zainul menambahkan. Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, Wakapolsek semampir mendatangi lokasi untuk memediasi antara PKL dengan Satpol PP Surabaya. “mari kita ciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif, lebih baik kita duduk bersama agar tidak ada kejadian yang diinginkan" terang Tomi Wakapolsek Semampir.

Setelah mendapatkan pengarahan Wakapolsek, para perwakilan PKL mendatangi kantor Satpol PP Surabaya ditemui langsung oleh Kasatpol PP Irvan W berserta camat Semampir. "kami tetap melaksanakan kegiatan penertib an di lokasi tersebut, karena sudah ada perintah resmi dari Walikota. Kalau soal stand yang diperjual belikan itu bukan ranah kami untuk mengkonfirmasi",terang Irvan W kepada para delegasi PKL Nyamplungan Ampel.

"bu camat sudah tau kalau stand-stand tersebut di perjual belikan" terang Zainul sambil menuding SITI HINDUN ROBBA H, S.Pd, SE, M.Si Camat Semampir yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mendengar pengakuan tersebut Camat menghindar dan acuh tanpa suara(ros)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru