Pabrik Gelang Karet Raya Mastrip Hangus Terbakar

suara-publik.com

SURABAYA-SUARA PUBLIK. Pabrik Karet Gelang UD. Sriwijaya yang terletak di Kawasan Jalan Mastrip Bogangin No.14 Surabaya terbakar. Kejadian itu orang yang pertama kali mengetahui adalah Purwanto (55), Salah satu Karyawan Pabrik asal Kediri.

Menurut Keterangan Saksi Purwanto, dirinya pada pukul 20.00 Wib tidur di garasi mobil dalam areal pabrik. Sekitar pukul 02.30 Wib saksi terbangun setelah mendengar suara ledakan. Mendengar ledakan yang keras dari dalam pabrik, saksi mencoba mencari sumber ledakan tersebut dan mendapati kebakaran sudah terjadi dalam gudang penyimpanan barang jadi (karet gelang).

UD. Sriwijaya ini bergerak dalam bidang usaha produksi karet gelang, jumlah karyawan sejumlah 40 orang, aktifitas produksi terakhir kali pada hari Jum’at 20 Mei 2016 setelah itu , hingga terjadi kebakaran tidak ada aktifitas produksi. Sehingga bahan bakar produksi adalah solar dan batu bara jiga tidak ada.

Saksi yang panik segera meminta bantuan warga sekitar pabrik dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan Pemadam Kebakaran terdekat. Tidak berlangsung lama petugas datang dan langsung melakukan upaya pemadaman api. Setidaknya 8 Unit Mobil PMK dikerahkan untuk menguasai amuk si jago merah tersebut.

Kapolsek Karang Pilang Kompol Eko Widodo yang juga datang ke lokasi kejadian mengungkapkan pihaknya segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan pihak Identifikasi dari Polrestabes Surabaya. ” kami masih berkoordinasi dengan PMK dan pihak labfor untuk menentukan/ memperkirakan titik api,” tambah Kapolsek.

Baru sekitar pukul 05.35 wib api dapat dikendalikan, namun petugas masih melakukan pembasahan mengingat ada satu titik api yang mengalami kenaikan suhu yaitu di tempat penimbunan bahan jadi karet gelang.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, untuk kerugian materiil masih belum dapat dipastikan karena masih dalam penghitungan oleh pemilik pabrik,” pungkas Kompol Eko Widodo.(TOM

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru