SURABAYA - SUARA PUBLIK. Berhati hatilah bila memarkir
kendaraan, baik di Ruko, Mall, atau tempat tempat rawan lainnya. Aksi pencurian
kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi momok warga Kota Surabaya. Tak
kenal waktu, asal ada kesempatan, sang pencuri pun beraksi. Seperti yang
terjadi di di Ruko Darmo Square ini. Kelompok pencuri motor beraksi di siang
hari dan berhasil menggasak motor honda beat milik seorang karyawati di ruko
tersebut.
Sebenarnya, peristiwa itu terjadi sejak Senin lalu (23/05/2016). Namun, korban
yang bernana Sulis Suwardini baru melapor, Rabu (25/05/2016) kemarin. Selain
melaporkan kehilangan motornya, Sulis juga membawa rekaman CCTV yang terletak
di depan toko roti tempatnya bekerja. Sebab, dari rekaman CCTV tersebut,
terlihat jelas bagaimana dua pencuri tersebut beraksi. "Saya kehilangan
motor honda beat warna biru putih dengan nopol N 2316 AAB," kata Sulis
kepada awak media, Rabu kemarin.
Sementara dari rekaman CCTV yang ada, nampak dua pencuri awalnya berboncengan
saat memasuki komplek ruko itu. Kedua pencuri ini memakai helm. Sang joki
mengenakan kemeja kotak-kotak, sedangkan yang dibonceng mengenakan kemeja warna
biru. ”Pencuriannya sekitar pukul 14.00. Waktu itu saya masih kerja di dalam,”
imbuh Sulis.
Setelah itu, mereka berhenti di deretan kendaraan parkir. Ada dua sepeda motor
di sana. Pelaku yang dibonceng lalu turun dan melihat kondisi sekitar.
Sedangkan sang joki, langsung memutar motornya untuk berjaga-jaga. Saat itu,
kondisi di pelataran ruko terlihat sepi.
Tak lama kemudian, pelaku tadi terlihat mengeluarkan benda sejenis kunci T. Dia
lalu mengutak-atik rumah kunci tersebut. Aksi itu berlangsung cepat, tidak
sampai sampai semenit.
Kedua pelaku pun berhasil menggondol motor korban. Saat ini, kasus tersebut
ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Dukuh Pakis.
Terpisah, menanggapi aksi pencurian tersebut, Kompol Manang Soebeti,
Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya menyatakan, memang para pelaku curanmor
selalu memiliki banyak jaringannya. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar
masyarakat selalu memasang kunci ganda untuk langkah antisipasi. "Karena
kadangkala, para pencuri itu beraksi ketika ada celah dan kesempatan. Jadi,
jangan sampai kita teledor meletakkan barang berharga kita, termasuk kendaraan
bermotor," tandas mantan Kapolsek Sawahan ini.(TOM)))
Editor : Pak RW