Dua ABG Tambak Asri "Jambret Jalanan" Diamankan Aparat

suara-publik.com

 

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Meskipun usianya baru belasan tahun. Namun, kedua ABG (anak baru gede) ini bisa dibilang sudah menjadi alap-alap kejahatan jalanan di wilayah Kota Pahlawan. Sebab, dua jambret belia yang sama-sama masih berusia 14 tahun ini sudah beraksi di 11 TKP (tempat kejadian perkara). Namun, pada aksinya yang ke-11, keduanya apes dan menyerah, setelah keduanya ditangkap Team Buser Polsek Sawahan.

Dua jambret yang masih belia itu berinisial I-T, asal Tambak Asri, Surabaya dan D-S, juga asal Tambak Asri Gang Mawar I  Surabaya. Duo Tambak Asri ini tertangkap di jalan Demak, Surabaya setelah keduanya menjambret di jalan Tanjungsari. Dua bocah yang sama-sama bertato ini ditangkap setelah dikejar Anggota Team Buser Polsek Sawahan, pada Rabu malam (25/05/2016) sekitar pukul 21.00 Wib. "Keduanya kami tangkap berikut barang bukti (BB) hasil kejahatannya," kata Kompol Agus Bahari, Kapolsek Sawahan, Kamis (26/05/2016).

Dari tangan keduanya, Polsek Sawahan berhasil mengamankan sebuah tas motif tikas warna merah muda putih serta dompet merk cosmopolitan yang berisi uang sebesar 1,7 juta. Kendati awalnya kedua belia jambret ini membantah telah melakukan penjembretan. Atas ditemukannya BB tersebut, keduanya pun tak berkutik. Kemudian keduanya digelandang ke Mapolsek Sawahan untuk diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua jambret belia ini mengaku sudah beraksi di 11 TKP. Diantaranya, di jalan Raya Dupak Rukun sebanyak 2 kali, Jalan Perak Barat, Stasiun Semut, jalan Demak, jalan Greges, di depan Terminal Osowilangon, daerah Margomulyo serta di jalan Tanjungsari, juga sebanyak 2 kali. "Modusnya, mereka keliling menggunakan motor. Dan jika ada sasaran perempuan membawa tas dicangklong, ketika ada kesempatan, mereka langsung beraksi," ungkap Kompol Agus Bahari.kamis(26/5).

Meskipun, sudah mengaku 11 TKP yang mereka lakukan. Namun, hingga semalam,Team Buser Polsek Sawahan masih mendalami dan mengembangkan jaringan keduanya. Sebab bukan tidak mungkin, keduanya memiliki jaringan. Karena kuat dugaan, duo Tambak Asri ini tidak selalu tandem dalam beraksi. "Untuk itu, saat ini keduanya masih kita periksa. Agar jaringan keduanya bisa kita bongkar," tegas Kompol Agus Bahari.

Meskipun hingga semalam, keduanya masih menjalani pemeriksaan. Karena kedua jambret ini masih berusia dibawah umur. Maka keduanya tidak dapat ditahan. Tetapi, Kompol Agus Bahari memastikan, proses hukum terhadap keduanya tetap akan berjalan. Namun, usai pemeriksaan nantinya, kedua jambret ini akan diserahkan ke Lembaga Peradilan Anak.(TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru