SURABAYA, (suara-publik.com) - Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto membeberkan fakta ledakan yang terjadi di Markas Brimob Polda Jatim Jalan Gresik, Surabaya. Menurut dia, ledakan terjadi akibat sisa bahan peledak yang disimpan di dalam Kantor Subdensi Gegana, sekitar pukul 10.19 WIB.
"Kebetulan di Jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standart, jadi sisa bahan peledak itu disimpan di sebuah kantornya Den Gegana," kata Kapolda Imam Sugianto, Senin, (04/03/2023).
Baca juga: Sinergitas TNI - Polri bersama Pihak Terkait Bantu Korban Gempa Bumi di Sangkapura
Saat ini, pihaknya telah mengerahkan personel Gegana untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihaknya juga menegaskan kejadian ini murni kecelakaan.
Baca juga: Patroli Sahur On The Road Polres Gresik, Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Kartini
Kendati ledakan terjadi cukup keras, Imam memastikan, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materiil terjadi akibat kerusakan pada bangunan dan satu mobil D-Max yang berisi alat penjinak bom.
Baca juga: Pulang Kerja, Oknum Jaksa Kejari Tanjung Perak Tabrak Penjual Kacang Rebus, Tukang Becak dan 2 Mobil
"Bom masuk dalam kategori low explosive. Mudah-mudahan nanti setelah mendapat hasil lengkap kami akan informasikan kepada rekan-rekan media," pungkasnya. (Dre/Red)
Editor : suarapublik