SURABAYA-SUARA PUBLIK. Kendati sering menjadi sasaran razia
petugas, namun hotel mini Pantai Ria Kenjeran (Kenpark) tetap saja 'ndablek'.
Hotel ini pun tetap saja menerima tamu pasangan bukan suami istri (mesum)
dengan tawaran harga murah. Sore tadi (Jumat, 03/06/2016), giliran Polres
Pelabuhan Tanjung Perak(KP3) yang mengobok-obok hotel mesum ini. Hasilnya, 56
orang (28 pasangan) mesum berhasil diamankan.
Petugas gabungan dari berbagai satuan fungsi langsung menggerebek ke dalam area
hotel sekitar pukul 18.00 Wib. Mereka pun menyebar dan memeriksa satu persatu
kamar hotel. Meski tidak langsung dibuka oleh pasangan yang menginap, upaya
petugas akhirnya membuahkan hasil. Beberapa tamu hotel yang mendengar suara
ketukan petugas yang menyamar sebagai pelayan hotel akhirnya membuka pintu.
"Ayo, ganti baju dulu. Langsung keluarkan identitas kalian," kata
petugas.
Namun, sejumlah tamu hotel yang kaget dan tidak mengira bahwa yang datang
adalah polisi. Mereka berusaha menutup kembali pintu kamarnya. Namun usaha itu
sia-sia. Sebab, petugas langsung mendorong pintu dan berhasil. Bahkan, ada
seorang perempuan yang memilih berlari ke kebun singkong untuk menghindari
petugas. Beruntung, petugas berhasil menemukan perempuan yang saat itu hanya
memakai sarung sebagai penutup tubuhnya.
"Nah, ini dia. Sudah mbak. Jangan lari lagi. Tidak akan kami apa-apakan.
Nurut saja. Ikut kita ke mako (Mapolres Perak) untuk kami data," ucap
petugas merayu perempuan berbadan gemuk ini.
Sebanyak 56 orang (28 pasangan) bukan suami istri terjaring. Mereka akhirnya
dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka langsung didata dan
diidentifikasi. Yang menarik, mereka diminta untuk menyanyikan lagu Indonesia
Raya, Padamu Negeri dan melafalkan Pancasila.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Takdir Mattanete
menyebut, razia itu dilakukan pihaknya dalam rangka menyambut datangnya bulan
ramadhan. Hal itu untuk mencegah tindak asusila, premanisme dan semua tindak
kejahatan. "Semuanya akan kita antisipasi, agar kondisi Surabaya jelang
ramadhan ini aman dan kondusif," tegasnya.
Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini meminta, agar masyarakat juga pro
aktif dalam menjaga keamanan lingkungannya. "Untuk pasangan-pasangan bukan
suami istri yang kita amankan malam ini,akan kami data dan ambil sidik jari,
serta menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi. Setelah
itu, kami pulangkan. Selanjutnya, mereka akan dipanggil untuk sidang tipiring
di PN Surabaya," tandas Perwira Polisi asal Makassar ini.(TOM)
Editor : Pak RW