SURABAYA - SUARA PUBLIK. Nur Hasan (21) warga Jalan Wonokusumo Jaya
Baru Surabaya, nasibnya tak semujur biasanya. Setelah sukses berkali kali dalam
melakukan penjabretan. Kini pria ini apes saat menjambret Ainun Fajria, 17 warga Jalan
Wonokusumo Bhakti Gang II. Pemuda itu harus gulung-gulung di aspal dan berakhir
di tembok jeruji besi.
Pelaku Hasan yang sudah menggambar sasarannya seperti biasa. Hasan bersama
temannya Amin yang masih DPO, Rabu (8/6) malam kemudian menyasar targetnya di
kawasan Jalan Sidoyoso. Pelaku yang mengaku sudah ketiga kalinya beraksi itu
memang biasa menyasar target wanita.
Malam itu dia menargetkan Ainun yang sedang bersepeda motor seorang diri dan
melintas di jalan tersebut. Saat itu dia melihat korban sedang asyik bermain
ponselnya sambil berjalan pelan. Hasan yang selaku joki kemudian memacu motor
matiknya dan memepet korban saat melintas di depan sebuah minimarket.
Amin yang bertugas menjadi eksekutor alias pemetik kemudian langsung menyikat
ponsel dari tangan korban dengan cepat. Tak terima ponsel satu-satunya dibawa
kabur, korban langsung mengejar pelaku dan menabrakan motornya ke arah
penjambret.
Apes, bagi Hasan yang kalah cepat tancap gas dari korban. Setelah ditabrak dua
pelaku pun langsung tersungkur dari motor. Sedangkan, Amin lebih cepat kabur
dengan langkah seribu ke kampung penduduk. Amin yang menjadi DPO petugas ini
juga bisa membawa HP milik korban.
Hasan yang tertindih motor tak bisa kabur. Apesnya lagi, Hasan juga kena hajar
oleh korban yang ternyata jago karate. Untung saja, Hasan tak jadi menjadi
bulan-bulanan warga setelah petugas kepolisian segera datang ke TKP.
Kanit Reskrim Polsek Simokerto AKP Abdul Karim mengatakan saat itu kebetulan
dirinya bersama anggotanya sedang melakukan kring serse di sekitar lokasi
tersebut. ”Saat itu semua warga sudah berkerumun mau memberi pelajaran kepada
pelaku. Untung saat itu kami sedang melintas dan mengamankan tersangka yang
tersungkur dari motornya,” ujar Karim.
”Dari informasi kami, pelaku ini sudah lebih dari lima kali beraksi. Sedangkan,
Amin sudah kita kantongi identitasnya,” ujar Karim
Karim menambahkan, pelaku tersebut diduga merupakan pelaku jambret yang sudah
lama beraksi dan meresahkan warga di sekitar wilayah hukum Simokerto. Namun,
tersangka selalu lolos dari petugas.(TOM)
Editor : Pak RW