SAMPANG, (suara-publik.com) - Momentum bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Paguyuban Pantura Settong Ateh (PASTEH) menggelar diskusi bersama dan buka bersama.
Acara tersebut di hadiri oleh semua Kepala Desa (kades) dan mantan Kades, tokoh masyarakat, LSM serta para jurnalis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Ketua Paguyuban Moch. Wijdan, Minggu, (23/03/2025).
Moch. Wijdan selaku Ketua Paguyuban dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pentingnya menjaga jiwa dinamis dalam menghadapi dinamika politik yang sudah kita jalani pasca pilkada.
"Dirinya mengajak para pemangku kebijakan desa untuk tidak mudah menyerah tetap jadi pelayan rakyat, meskipun tidak menjadi pejabat publik," tuturnya.
Ia mengingatkan tidak boleh lemah dan cengeng untuk tetap menjaga nama baik keluarga dan marwahnya, tidak boleh ditukar dengan jabatan.
"Kita tetap ikhtiar jangan karena jabatan mengorbankan harga diri, tolong, itu di ingat apa lagi sampai mencium kaki nya," ucapnya.
Tidak hanya itu, Moch. Wijdan menambahkan, terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten Sampang, masyarakat harus mendukung kebijakan yang pro rakyat.
"Namun, jika kebijakan pemerintahnya ugal-ugalan kita harus mengritik lewat mekanisme yang ada," imbuhnya.
Dalam acara buka bersama ini, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dalam persatuan serta persaudaraan yang solid.
"Kami berharap paguyuban ini tetap solid dan terus kontribusi dalam kebaikan bersama," pungkasnya. (Lex)
Editor : suarapublik