Surabaya - SUARA PUBLIK. Puluhan personil dari Sat Shabara, Unit
Tipiring di bantu dengan Anggota Satpol pp dan Gartap III Surabaya, sabtu
(05/08/2016) malam. menggelar razia rumah hiburan umum (RHU). Setelah mengobok
obok karaoke Oase Club dan Rasa Sayang Veranza jum'at (04/08/2016) malam
kemarin dan berhasil mengamankan ratusan botol miras. Kali ini, mereka menyasar
Cafe Milinium di wilayah jalan Embong Malang dan Cafe Stadium di Ruko Kebun
Bibit RMI Blok I Surabaya.
Kendati kondisi dua tempat hiburan tersebut sepi pengunjung, namun petugas
tetap melakukan pemeriksaan ke dalam cafe yang ada disana. Setelah memeriksa
identitas dan barang bawaan sejumlah pengunjung. Petugas langsung meminta
management kedua cafe untuk membuka tempat (gudang) penyimpanan miras yang
biasa dijual kepada para pengunjung.
Hasilnya, ratusan botol miras berbagai jenis merk, berhasil disita oleh anggota
Unit Tipiring Polrestabes Surabaya saat itu.
Adapun miras yang disita dari cafe Milinium jalan Embong Malang anggota
gabungan yang terdiri ratusan personil berhasil menyita 7 picer dan 8 botol
miras yang diduga sudah di oplos dengan ethanol.
Selanjutnya tim gabungan yang dipimpin langsung oleh kanit Sabhara Tipiring Polrestabes
Surabaya Ipda I Gusti bergerak menuju Cafe Stadium di Kompleks Ruko Kebun Bibit
RMI blok I. Di cafe yang berlantai tiga ini tim gabungan berhasil mengamankan
184 botol miras merk vodka 136 botol dan Whizki 48 botol selain itu juga
berhasil mengamankan empat orang pengunjung dan satu Dj yang tidak memiliki KTP
musiman.
Setelah meminta keterangan dari menagement dan meminta tanda tangan sebagai
tanda disitanya barang. M iras-miras tersebut akhirnya dibawa ke Mapolrestabes
untuk diamankan sebagai barang bukti (BB) pelanggaran.
Kanit Sabhara Tipiring Polrestabes Surabaya Ipda I Gusti menjelaskan, kami
sengaja menghentikan dan menyita miras di kedua cafe ini karena keduanya sudah
melanggar izin SIUP MB (Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol) dari dinas perdagangan
tidak ada."Terang I gusti.
Ipda I gusti juga menyebutkan, razia serupa akan dilakukan secara rutin dan
untuk sasaran dan waktu razia, pihaknya mengaku akan merahasiakan. Hal tersebut
dilakukan untuk mengantisipasi agar giat razia tidak sampai bocor."Pungkasnya.
(TOM).
Editor : Pak RW