Surabaya - SUARA PUBLIK. Semalam, Tim Cobra Subdit III,
Jatanras Polda Jatim akhirnya meringkus seorang perampok sadis yang selama ini
meresahkan warga Pasuruan, Sidoarjo dan Malang. Adalah Kamarulah alias Amar,
perampok sadis tersebut. Pria berumur 44 asal Padalarang Jawa Barat tersebut
akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas setelah mencoba kabur saat disergap di
Jalan Nangka, Gedangan, Sidoarjo sekitar pukul 18.30 Wib semalam.
Amar ditembak betis kanannya setelah tim yang dipimpin oleh Kanit Premanisme, Kompol
Faruk Afero menyergap kos-kosan pelaku ini. Dia sengaja bersembunyi di Gedangan
Sidoarjo, setelah dia mengendus keberadaan polisi ditempat tinggalnya di Gempol
Pasuruan.
Amar selama ini memang menjadi salah satuan buruan utama Polda Jatim. Sebab Amar
merupakan perampok yang kerap berbuat sadis terhadap korbannya. Terbaru, Amar
merampok seorang perempuan dan membuangnya di Malang dalam keadaan terikat di
bagian leher dan tidak sadarkan diri.
Penangkapan Amar berhasil setelah Tim Cobra menyanggongnya selama dua hari. Dia
terendus di sebuah rumah kos di Gedangan Sidoarjo. Ketika digerebek kemarin
pagi, Amar tidak berada di dalam kamar tersebut. Polisi kemudian menyisir di
sekitar kos.
Saat disanggong semalam, Amar akhirnya muncul dengan berjalan kaki. Melihat ada
polisi, Amar langsung kabur. Petugas mengeluarkan tembakan peringatan agar
tidak melarikan diri, tapi tidak dihiraukan. Petugas akhirnya menembak kaki
kanannya. Amar langsung tersungkur.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Taufik Herdiansyah mengatakan,
pelaku merampok seorang perempuan yang sudah dikenal sebelumnya. Korban meminta
bantuan pelaku untuk mengantarkannya ke seorang paranormal di Malang.
"Tersangka sudah persiapan (merampok). Dia bawa tali," katanya semalam.
Ketika sampai ke tempat sepi, pelaku menurunkan korban dengan dalih akan buang
air kecil. Saat lengah, korban dihajar berkali-kali hingga tidak sadarkan diri.
Korban kemudian diikat dan dibuang. Tubuh korban ditemukan warga sekitar
nyawanya masih terselamatkan.
Dari cacatan sementara, Amar sudah beraksi tiga kali. Namun, hingga semalam,
Amar masih menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan itu sendiri dilakukan
untuk mengorek keterangan dari Amar, terkait aksinya selama ini. Selain
menangkap Amar, Tim Cobra juga berhasil mengamankan barang bukti berupa motor
motor Honda Beat warna Hijau Putih Nopol N 6101 OV milik korban berikut
STNK-nya.(TOM)
Editor : Pak RW