SURABAYA - SUARA PUBLIK. Kendati sering menjadi sasaran
razia petugas, namun Hotel Mini Pantai Ria Kenjeran (Kenpark) tetap saja
'ndablek'. Hotel ini pun tetap saja menerima tamu pasangan bukan suami istri
(mesum) dengan tawaran harga murah. Siang tadi selasa, (23/08/2016), giliran
Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) dibantu jajaran Polres Pelabuhan Tanjung
Perak(KP3) beserta Gartap III yang mengobok-obok hotel mesum ini. Hasilnya, 12
orang (6 pasangan) mesum berhasil diamankan.
Petugas gabungan dari berbagai satuan fungsi langsung menggerebek ke dalam area
hotel sekitar pukul 13.00 Wib. Mereka pun menyebar dan memeriksa satu persatu
kamar hotel. Meski tidak langsung dibuka oleh pasangan yang menginap, upaya
petugas akhirnya membuahkan hasil. Beberapa tamu hotel yang mendengar suara
ketukan petugas yang menyamar sebagai pelayan hotel akhirnya membuka pintu.
"Ayo, ganti baju dulu. Langsung
keluarkan identitas kalian," kata petugas.
Namun, sejumlah tamu hotel yang kaget dan tidak mengira bahwa yang datang
adalah polisi, akhirnya berusaha menutup kembali pintu kamarnya. Namun usaha
itu sia-sia. Sebab, petugas juga mendorong pintu dan berhasil. Bahkan, ada
seorang perempuan yang memilih bersembunyi untuk menghindari petugas.
Beruntung, petugas berhasil menemukan perempuan yang saat itu hanya memakai
sprei sebagai penutup tubuhnya.
Tidak sia-sia razia yang dilakukan petugas semalam. Sebanyak 12 orang (6
pasangan) bukan suami istri terjaring. Mereka akhirnya dibawa ke Mako Satpol PP.
Mereka langsung didata dan diidentifikasi.
Sementara itu, Kasipenindakan Satpol pp Joko Wiyono menyebut, razia itu
dilakukan pihaknya dalam rangka menyambut datangnya bulan hari raya Idul Adha.
Hal itu untuk mencegah tindak asusila, premanisme dan semua tindak kejahatan.
"Semuanya akan kita antisipasi, agar kondisi Surabaya jelang hari raya
Idul Adha ini aman dan kondusif," tegasnya,selasa (23/08).
Joko Wiyono juga menambahkan,Untuk pasangan-pasangan bukan suami istri yang
kita amankan siang ini berjumlah 12 orang (6 pasangan) dan kita bawa ke Mako
Satpol PP akan didata selanjutnya dikirim ke Liponsos", pungkas Joko.(TOM)
Editor : Pak RW