Polsek Tegalsari Lubangi Betis 2 Pelaku Ranmor

suara-publik.com

SURABAYA -SUARA PUBLIK. Dua dari tiga pelaku Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya Pada Senin (05/09). Bahkan Farisal ditembak oleh petugas dikaki kanannya karena mencoba lari saat dilakukan penggrebekan.

Tiga tersangka yakni Farizal Aiman (20) kos di Jalan Kupang Krajan Gang 1 dan Paodi (23) asal Pacenan, Madura. Sebelum beraksi Farisal, Paodi dan LI (DPO)merencanakan pencurian motor milik RHM, warga Pangosean Torjun Sampang Madura pemilik Sepeda Motor Honda Beat.

Sebelumnya antara korban dan pelaku adalah teman, saat beraksi ketiga korban ini membagi tugas. Farizal mengatur strategi dengan menyuruh tersangka LI untuk menggandakan sepeda motor korban yang sebelumnya dipinjam oleh Farizal.

Dan tersangka Paodi berperan memetik motor dengan kunci palsu yang telah digandakan oleh komplotan ini. Saat dirumah kos korban di Jalan Wonorejo Gang 3 Surabaya saat  keadaan sepi. Setelah berhasil rencananya motor tersebut akan dilarikan ke Madura.

"Kompol Noerijanto, Kapolsek Tegalsari menyatakan, otak pencurian tersebut adalah tersangka Farizal dan mengaku ini dalah aksi yang pertama, namun petugas masih melakukan pengembangan . Kelompok Rizal ini mangsanya adalah temen-temennya pelaku sendiri. Pelaku mengatur skenarionya di bawahlah kendaraan tersebut untuk digandakan kuncinya.

“Setelah berhasil, kendaraan korban dilarikan oleh Paodi ke Madura dan dijual dengan harga 3.100 ribu. Petugas juga masih mengejar satu pelaku yang berhasil melarikan diri”, tutup Noerijanto, Selasa (06/09/2016).

Barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat Nopol M-6303-NL dan 1 buah kunci kontak palsu. Keduanya akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara minimal 6 tahun.

Sementara itu Kusworo Ketua RW III Kupang Krajan terkait kasus ini menyampaikan, Farizal hanya kos diwilayahnya. Memang saat ini wilayahnya sering digunakan tempat persembunyian para penjahat bahkan di duga teroris juga bersembunyi disini mas. Dengan kejadian ini membuat pengurus RT RW malu. Saya sempat ngebel AKP. Ari Priambodo agar menindak tegas para pelaku yang sembunyi diwilayah saya. (TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru