Wisma Leces Jln Cimanuk Jadi Ajang Pesta Narkoba Anak Dibawah Umur.

suara-publik.com

SURABAYA - SUARA PUBLIK. Sabtu malam kemarin (1/10/2016) sekitar pukul 21.00 Wib, Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di Wisma Leces Jl. Cimanuk 31, kamar 101 dan 102. Pasalnya sekitar pukul 16.00 Wib anggota Satlantas Polrestabes Surabaya yang kebetulan sedang melakukan giat pos di depan Hotel Mercure Surabaya. Mendapatkan laporan dari seorang ibu yang mengeluhkan bahwa anaknya FN (16) disekap di wisma tersebut karena 2 minggu tidak pulang.

Mendapat laporan tersebut dengan sigap petugas Lantas langsung melakukan penggerebekan di wisma tersebut dan berhasil mengamankan seorang tersangka beserta FN dan ketiga teman lainnya.

Bahkan dalam penggerebekan itu petugas Lantas berhasil mengamankan barang bukti 9 Bungkus sabu dengan berat total 16,48 gram, alat bong 2 botol, 6 pipet, 2 sedotan, 1 Tepak berisi Klip kosong, 1 jarum suntik, 1 butir Pil Resochilin, 5 unit Hp, 1 mini Sound, 2 dompet, 1 tas punggung, 1 Hadset, 3 carhger Hp dan 1 Power bank.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sintho Silitonga mengatakan pihaknya kemudian menindaklanjuti dengan mengadakan olah TKP bersama tim Iden di kamar 101 dan kamar 102, apakah benar ada unsur penyekapan disini. Setelah melakukan serangkaian olah TKP,  pihaknya menyimpulkan bahwa tidak ada penyekapan didalam kamar tersebut.

"Bahkan terkejutnya kami ternyata kamar tersebut dijadikan tempat untuk pesta sabu, karena memang tidak ada unsur penyekapan didalamnya bahkan condong ke unsur penyalahgunaan narkoba," kata Shinto saat ditemui dilokasi kejadian.

Shinto menambahkan dalam dua kamar itu ada 4 perempuan yang berusia 15-16 tahun. Selain itu ada juga 4 orang laki-laki berusia 25 sampai 27 tahun yang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba.

"Satu orang tersangka dan empat remaja putri sudah kami amankan. Pelaku berinisial BD dalam pemeriksaan. Tiga lainnya termasuk YL (inisiator) masih dalam proses pengejaran," tandasnya.

Saat melakukan olah TKP Satreskrim Polrestabes Surabaya menemukan beberapa bukti yang condong ke arah penyalahgunaan narkoba. "Faktualnya malah ditemukan pemantik api yang ujungnya dilepas, timbangan elektrik, bahkan kami juga menemukan beberapa kondom dikamar ini" tambah Shinto.

"Kami juga menghadirkan FN dalam olah TKP untuk menguak fakta mengapa dia dan teman-temannya berada ditempat ini," tutup Shinto.(TOM)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru