SURABAYA - SUARA PUBLIK. Sejak bulan April 2016 lalu, nama
TB sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) Polsek Tandes dan Polsek Pakal.
Sebab, laporan korban sejumlah penjambretan di wilayah hukum dua polsek itu. Pelakunya
mengarah ke ciri ciri TB. Dan, setelah 5
kali beraksi, TB akhirnya tertangkap Unit Reskrim Polsek Tandes. Yang membuat
miris, ternyata TB masih duduk di bangku kelas 3 SMP .
Usia TB memang masih 14 tahun. Namun jangan salah. TB sudah terdidik menjadi
penjahat jalanan spesialis jambret dengan korban perempuan. Usai ditangkap,
Kamis (20/10/2016) malam kemarin, TB mengaku telah beraksi 3 TKP di wilayah
Tandes dan 2 TKP di wilayah Pakal.
Namun hingga saat ini, pengakuan TB masih terus dikorek oleh polisi. Sebab, TB
tidak beraksi sendirian. Melainkan berbagi peran bersama RYP (17) yang juga
turut ditangkap. "Keduanya kami tangkap di sebuah studio Play Station di
daerah Manukan," sebut Kanit Reskrim Polsek Tandes, AKP Olloan Manulang,
Jumat (21/10/2106).
Duet jambret ingusan asal Tanjungsari gang 3, Surabaya ini memang cukup
meresahkan warga Tandes dan Pakal. Sebab tak jarang, keduanya tidak peduli
korbannya. Sejumlah laporan yang masuk ke polisi, korban mengalami luka luka
usai dijambret keduanya. Saat beraksi, keduanya menggunakan motor Yamaha
Vixion.
Atas dasar motor yang selalu digunakan keduanya beraksi, AKP Olloan berharap,
jika ada korban jambret dengan ciri ciri pelaku menggunakan motor Vixion, agar
segera melapor. "Karena sejauh ini keduanya mengaku baru beraksi di 5 TKP.
Tapi kami menduga, TKPnya akan bertambah," tandasnya.(TOM)
Editor : Pak RW