SURABAYA - Seorang Badut yang nyambi menjadi pelaku curanmor kini harus merasakan akibatnya. Sebab, setelah beberapa kali diketahui melakukan aksinya, ternyata diam-diam polisi terus memburunya.
Adalah Unit Reskrim Polsek Dukuh Pakis yang berhasil menangkapnya. Pelaku itu adalah Moch Ridwan (24) asal Putat Gede gang 3, Surabaya. Ridwan ditangkap dirumahnya dan akhirnya tidak bisa mengelak lagi. "Kami tangkap dirumahnya beserta barang buktinya," sebut Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Yoggi HS, Kamis (3/11/2016).
Saat dikampung, mungkin warga tidak akan mengira jika Ridwan ini adalah pelaku curanmor terlatih. Sebab, kendati terlihat lugu dan pendiam, tercatat sudah tiga TKP dia beraksi. Aksi dia bahkan tergolong rapi. Setiap korban yang ditipunya, rata rata tidak menaruh rasa curiga.
Kompol Yoggi menjelaskan, dalam pelaku ini beraksi, diketahui selalu menggunakan modus pinjam motor kepada teman dekatnya. "Setiap kali beraksi, tersangka ini selalu berpura-pura meminjam motor temannya untuk pergi ke konter. Setelah itu, dibawa kabur dan menghilang," jelasnya.
Tapi, meskipun dia sudah 3 kali menelan korban, namun tidak ada kejahatan yang abadi. Dia akhirnya tertangkap polisi usai menjual motor Honda Sonic L 5708 MB warna pink curiannya ke daerah Kandangan, Benowo, Surabaya.
Sementara itu, diketahui dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku ini sudah beraksi di 3 TKP. Antara lain dua kali di daerah Darmo, dan terakhir di Simo hingga akhirnya dia pun tertangkap. Saat dihadapan petugas, dia mengaku hasil dari kejahatannya itu, dibuatnya untuk membuka usaha jual beli Hp online melalui Facebook. "Satu unit motor saya jual Rp 1,5 juta. Setelah itu uangnya saya buat bisnis jual beli hp online. Selebihnya saya buat seneng-seneng," akunya saat di Mapolsek.(TOM)
Editor : Pak RW