SURABAYA- SUARA PUBLIK. Seorang pria keturunan arab bernama Moch Ali (32) akhirnya digelandang oleh pemilik counter HP ke Mapolsek Genteng. Sebab, warga Kebalen Pasar Babakan Gang II itu terbukti menipu. Pasalnya, saat mengajukan kredit HP, Ali memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.
Bapak dua anak ini berdalih, tindakan itu ia lakukan untuk menolong temannya. Dia pun mengurus kredit HP di pusat Handphone WTC Surabaya. Saat mengajukan kredit, pihak toko menolak KTP milik temannya itu. Karena ngebet ingin HP, dia nekat memakai KTP miliknya. Tapi olehnya, alamatnya dipalsukan ke tempat lain alias bukan rumahnya..
"KTP itu memakai foto saya tapi data dan alamatnya dari KTP orang lain," aku Ali kepada penyidik di Mapolsek Genteng, Senin (14/11/2016).
Ali mengaku saat itu berencana mengajukan kredit HP Samsung S7 dengan uang muka 3 juta dan angsuran 600 ribu selama 10 bulan. Sebab sebelumnya, pelaku juga pernah mengajukan kredit HP di countet tersebut. "Sudah lama saya kredit di counter itu. Jadi kemungkinan pemiknya sudah menghafal wajah saya," sambungnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng Surabaya, AKP Hendra Krismawan mengatakan dari keterangan korban, pelaku sebelumnya pernah mengajukan kredit HP Samsung J1 dan belum dilunasi. "Korban mengetahui KTP fotokopi palsu pelaku setelah melihat foto pelaku. Mengetahui KTP abal-abal ini korban membawa pelaku dan melapor kepada kami," katanya.
Menurut dia, pelaku baru satu kali melakukan pemalsuan ini. Walaupun perbuatan pelaku hanya iseng belaka, pihaknya tetap memproses secara hukum. "Karena ada pihak yang dirugikan (korban yang melapor), kami tetap akan memproses perbuatan pelaku," tandas AKP Hendra. (TOM)
Editor : Pak RW