SURABAYA
Suara-Publik. Apa yang dilakukan oleh M Chalid (28) ini pasti akan membuat banyak
orang menggelengkan kepala. Betapa tidak, meski berasal dari sebuah desa
di wilayah Cerme, Gresik. Namun kehidupan kebarat baratan sudah menjadi
kebiasaannya. Bayangkan saja, hanya demi fantasi seks, kuli bangunan
ini tega menjual istrinya, yang katanya hypersex. Mulai dari tukar
pasangan dan Threesome (pesta seks bertiga) pun sudah menjadi candu
baginya.
"Saya
dan istri (Mis'anah, 23 tahun) saya memang hypersex. Setiap kali
berhubungan badan, kami sama sama merasa kurang puas. Tapi kami tetap
saling cinta. Darisanalah, saya mencoba mencari solusi agar kami berdua
bisa puas saat berhubungan seks," aku Chalid saat di pamerkan di halan
Mapolrestabes Surabaya, Rabu (23/11/2016).
Akhirnya,
Chalid membuat akun facebook (FB) bernama Pass Putra Hafid. Dari akun
ini, Chalid pun menelusuri grup FB yang beranggotakan sejumlah pasangan
suami istri (pasutri) yang menawarkan swinger (tukar pasangan) sekaligus
pesta seks threeshome. Darisanalah, Chalid akhirnya bergabung ke dalam
Grup FB Threesome. Setahun lalu, dia mengikuti grup ini dan mengumpulkan
kenalan.
Dan,
4 bulan terakhir, Chalid beserta istrinya akhirnya 'kopi darat'. Disela
sela libur bekerja, Chalid dan istinya pergi ke Surabaya dan bertemu
dengan pasutri lainnya. "Kalau swinger, baru saya lakukan dua kali.
Kalau threesome, sudah 18 kali," tambah bapak satu anak ini.
Lantas,
mengapa kemudian Chalid berada di Mapolrestabes Surabaya dan mengenakan
baju tahanan? Ternyata, Chalid tidak hanya mencari fantasi dan kepuasan
seks. Melainkan, dia juga mengambil keuntungan dari pesta seks
threesome yang diikutinya. Ya, dengan berkedok threesome, Chalid
ternyata menjual istrinya kepada lelaki lainnya.
"Praktek
tersangka (Chalid, red) ini kami bongkar setelah anggota kami
mencurigai percakapan pada sebuah grup FB yang diikuti tersangka. Dari
penyamaran yang kami lakukan, akhirnya praktek yang dilakukan tersangka
dapat kami bongkar," beber Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol
Bayu Indra Wiguno.
Dari
hasil pemeriksaan, Chalid mengaku telah menjajakan istrinya sendiri
kepada lelaki lain. Layanan yang ditawarkan Chalid adalah, istrinya bisa
melakukan threesome, swinger, livesex dan cim cif. "Harga terendah,
biasanya sebesar tarif hotel. Sedangkan paling mahal adalah sebesar 500
ribu," jelas Kompol Bayu.
Yang
membuat miris, saat mengantar istrinya ke hotel, Chalid selalu ikut
tidur seranjang dengan istri dan pria lain tadi. Bahkan tak jarang,
Chalid ikut serta berpesta seks bertiga. Namun sesekali dia hanya
menonon saja. "Tersangka kami jerat dengan pasal 296 KUHP dan pasal 2 UU
RI Nomor 2 tahun 2007 tentang PTPPO (tindak pidana perdagangan orang),"
ulas Kompol Bayu.
Dari
tangan Chalid, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Diantaranya, selembar bill hotel pasar besar, uang tunai 300 ribu,
sebuah HP dan buku nikah suami istri asli. Dari buku nikah milik Chalid
dan Mis'anah, diketahui mereka menikah sejak 2012 silam dan sudah
dikaruniai seorang anak berumur 4 tahun.
Tidak
hanya Chalid yang mengaku hypersex. Mis'anah yang turut dihadirkan
menjadi saksi korban secara terang terangan mengakui bahwa dirinya juga
hypersex. "Iya pak. Saya memang lebih puas ketika berhubungan secara
ramai ramai (berempat atau bertiga). Tapi, saya tetap mencintai suami
saya," cetusnya. (TOM)
Editor : Pak RW