SURABAYA
- SUARA PUBLIK. Ratusan orang warga Desa Ngemplak RW. 05 Kel. Made
Surabaya kamis (08/12/016) sore tadi melakukan unjuk rasa dengan
melakukan boikot menutup akses jalan di wilayah perempatan pintu masuk
ke desa Ngemplak.
Aksi
tersebut merupakan wujud kekesalan warga terhadap PDAM, yang mana
saluran air PDAM khususnya di wilayah RW. 05 desa Ngemplak, kel. Made
selama kurang lebih 1 minggu tidak mengalir.
Dengan
dilakukanya aksi penutupan akses jalan ini membuat jalan yang menuju
masuk perumahan Citra Land dan menuju ke arah made lakarsantri
terhambat.
Menurut
Rofik Ketua RW. 05 Desa Ngemplak, Kel. Made Surabaya mengatakan, aksi
tutup jalan ini merupakan aksi protes terhadap kebijakan PDAM. Terkait
saluran air selama kurang lebih 1 minggu ini tidak mengalir bahkan kalau
mengalir sekitar pukul 1 dini hari sampai pukul 4 pagi itupun kita harus
memakai pompa (sanyo) mas" ungkapnya, kamis ( 8/12).
Rofik
juga menambahkan, Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Dirut
PDAM, namun pihak PDAM sampai sekarang masih belum ada tangapan mas. "tadi pihak PDAM mengirim tangki yang berisi air bersih ke kampung
kami khususnya RW. 05, oleh warga sopir tangki yang diketahui bernama Sugeng itu di suruh balik. Soalnya tidak akan cukup air satu tangki di
gunakan orang satu kampung mas."Terang Rofik.
Ketua
RW.05 juga mengatakan, jika pihaknya melakukan upaya penutupan akses
jalan ini masih belum ditanggapi oleh pihak PDAM, kami akan melakukan
aksi yang kedua dengan massa yang lebih banyak lagi.(TOM)
Editor : Pak RW