Surabaya Surabaya-Publik.
Demi memuaskan nafsu bejatnya yang tak bisa di dapat dari istrinya,
Temi Bambang Dirgantara (45) tega mencabuli bocah yang masih berumur 8
tahun. Dengan mengiming-iming sebuah kue (wafer) kepada Aisah (bukan
nama sebenarnya), Pria yang tinggal di Jalan Raya Pakal 61, Surabaya
ini, melakukan aksi pencabulan terhadap Aisah dirumahnya saat sang istri
sedang keluar.
"Saya kasih wafer agar dia (Aisah,red) datang kepada saya," kata Temi.
Aisah
yang setiap hari ditinggal ayahnya bekerja, ia tinggal bersama ibunya
di rumah kontrak yang berdampingan dengan rumah pelaku. Saat ibunya
pergi kepasar, rupanya Temi sudah mengincar bocah yang masih duduk di
bangku sekolah dasar kelas 2 SD ini. Karena ketidak puasan
berhubungan intim dengan sang istri. Setelah berhasil memanggil Aisah,
Pria yang bekerja sebagai Office Boy (OB) ini langsung memangku dan
melalukan aksi bejatnya kepada korban. "Waktu ibunya ke pasar, dan istri
saya keluar. Istri tidak bisa memuaskan saya pak," tambah Temi kepada
petugas, Jum'at (13/1/2017).
Wakasatreskrim
Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Wiguno mengatakan jika kasus
ini sebenarnya terjadi sekitar tahun 2015 silam. Namun pelaku melarikan diri ke
Desa Langkir, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal. Dari informasi
masyarakat bahwa pelaku beberapa hari yang lalu sudah kembali ke
rumahnya yang di Pakal. Saat itulah Unit Perlindungan Anak dan Perempuan
Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus pelaku. "Pelaku sudah menjadi
buronan kami selama hampir dua tahun. Saat kembali kerumah, kami
berhasil menangkap pelaku," jelas Bayu.
Akibat
nafsu bejatnya, kini Temi harus mendekam di balik jeruji besi
Mapolrestabes Surabaya untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.(TOM)
Editor : Pak RW