Surabaya Suara-Publik. Berbagai cara dilakukan para penjahat jalanan di Surabaya. Terbaru, modus kejahatan mengaku menjadi anggota polisi. Hal itu yang terjadi di wilayah hukum Polsek Rungkut pada sabtu (14/1) kemarin. Akhirnya hasil kejelian petugas satu dari dua pelaku berhasil di tangkap Unit Crime Hunter Polsek Rungkut Surabaya.
Tersangka tersebut bernama Nanang Yulianto (33) seorang penjual tahu mentah keliling asal jln Pagesamgan, Kec. Gayungan Surabaya.
Berawal saat kejadian, dua pelajar SMU yang menjadi korban tersebut diketahui bernama Riki Saputra (17) dan Dimas Saputra (14). Perampasan itu sendiri terjadi Sabtu (14/01/2017) malam kemarin. Saat itu, Riki dan Dimas melintas di Jembatan Gununganyar Kidul. Namun tiba-tiba dihentikan oleh tersangka dan temannya yang mengaku sebagai anggota Polisi yang berdinas di Polda jatim. Hingga saat ini teman tersangka sampai saat ini menjadi daftar pencarian orang( DPO).
Dimas dan Riki ketakutan saat dibentak pelaku, akhirnya turun dari motor. Betapa tidak, kedua pria ini mengaku Polisi. Bahkan, setelah Riki dan Dimas turun dari motor, Dimas diborgol oleh salah satu pelaku. Dimas dituduh sudah melakukan tindak kejahatan.
Dalam kondisi tangan terborgol, Dimas dan Riki diminta ikut kedua pria tadi. Mereka kemudian berboncengan menuju Jalan Raya Kedung Baruk. Disinilah, Dimas dan Riki diminta turun. Seketika itu, barang-barang Dimas dan Riki digeledah. Merasa tak bersalah, Riki sempat menelpon orang tuanya. Ternyata, HP Riki dirampas oleh salah satu pelaku. Pelaku bahkan mengancam kedua orang tuanya akan memenjarakan anaknya jika berani datang ke lokasi.
Kasat Reskrim Polsek Rungkut AKP Abdul Karim, membenarkan, memang benar satu dari dua pelaku perampasan HP milik dua orang pelajar yang terjadi pada hari sabtu (14/1) kemarin berhasil kami tanggkap." Terang Abdul Karim, senin (16/1)
Mantan Kanitreskrim Polsek Simokerto ini pun juga mengatakan, anak buah saya sudah memburu satu pelaku yang kabur . saat ini anggota kami sudah menyebar .
Terkait ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi, kami berharap kepada warga Rungkut dan sekitarnya. Agar turut waspada terhadap gerak gerik mereka. ''Kami berusaha semaksimal mungkin mempersempit ruang gerak pelaku. Untuk saat ini, satu pelaku sudah kami tangkap, Doakan semoga satu pelaku yang masih kami buru semoga cepat tertangkap,'' tutup Abdul Karim. (TOM)
Editor : Pak RW