Surabaya Suara-Publik. Satu dari dua pelaku penjambretan di kawasan sepi pada jam-jam rawan akhirnya berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Mulyorejo Surabaya, setelah sempat sebelumnya dihajar massa.
Kejadian itu sendiri bermula saat kedua orang tersangka yakni Rian Susilo (22) warga Wonosari gang IV nomor 9 Surabaya. Dan rekannya Choirul Anam (DPO) mengendarai sebuah motor Vario Merah milik Choirul untuk menyasar kawasan yang menjadi incaran mereka. Pada Rabu (11/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, keduanya melihat korban sedang menggunakan handponenya diatas motor di jalan Ir. Soekarno Surabaya.
Melihat hal itu, kedua tersangka ini kemudian memepet korban dan langsung mengambil handpone yang ada ditangan korban. Sontak korban yang kaget berteriak jambret dan berusaha mengejar keduanya. Korban dibantu pengendara lain berhasil menjatuhkan tersangka dengan cara menabrak motor tersangka.
"Saat itu, tersangka sudah dalam penguasaan massa, satu pelaku jatuh sedangkan satu lagi berhasil mengambil motornya dan kabur," ungkap Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, AKP Sigit.
Beruntung pada saat kejadian ada anggota opsnal polsek Mulyorejo yang kemudian mengamankan pelaku dari amukan massa.
"Namun saat kami amankan, pelaku ini berusaha kabur, akhirnya kami beri tindakan tegas dengan menembak satu kakinya," imbuh Sigit.
Sementara itu, dari pengakuannya, tersangka sudah dua kali beraksi bersama satu rekannya yang masih DPO itu.
"Sudah dua kali, pertama di jalan Randhu yang kedua di Ir. Soekarno ini, kemarin hasil handpone dijual di WTC harga 150 ribu, itu dibagi dua mas," aku tersangka.
Saat ini polisi masih memburu satu tersangka lain yang sudah dikantongi identitasnya, bahkan menurut polisi, satu pelaku yang masih buron ini merupakan anak seorang ketua RW di wilayah Wonokusumo Surabaya. (TOM)
Editor : Pak RW