BNN Perlu Kerjasama Dengan Kominfo Antisipasi Bahaya Narkoba Dinternet.

suara-publik.com

BONDOWOSO, Suara Publik

            Tertangkapnya 7 orang tersangka pengguna narkoba jenis ganja di Bondowoso, ditanggapi serius oleh AKPB Afrisal,SIK, sebagai orang nomor satu di jajaran Polres Bondowoso.

            Pelaku narkoba saat ini sangat canggih, mereka bisa belajar dari internet sehingga dengan mudah untuk membudidayakan tanaman ganja, seperti yang dilakukan salah satu TSK. Cara-cara seperti ini memang sering ditemukan pada saat dirinya menjadi Kasat Narkoba Poltabes Jakarta Barat.

            “Sama dengan mahasiswa yang kita tangkap ini, dia menggunakan media didalam ruangan untuk menanam ganja, dengan peralatan yang sederhana dia bisa menanam seperti diluar,”kata Kapolres Bondowoso.

            Menurut Afrisal, media internet bisa untuk kebiakan dan bisa juga untuk keburukan. Dengan semikian, Polri harus bekerjsama dengan Kemnterian Kominfo, untuk mendeteksi situs-situs yang membahayakan bangsa Indonesia.

Sebab, Polri tidak bisa memblokir situs-situs tersebut, salah satu cara adalah BNN harus memberi masukan kepada Kominfo agar supaya situs-situs yang memuat seperti itu di blokir.

            “Memang, media internet sebagai media untuk belajar, tapi kalau disalahgunakan akhirnya seperti ini, dan bisa merusak generasi bangsa,”ujarnya.

            Dia mengungkapkan, pada saat membongkar kasus ganja di Jakarta Barat, yang ditanam didalam ruangan apartemen. Ketika ditanya kepada para tersangka yang iua tangkap, menurut Afrisal, cara menanam ganja tersebut belajar dari internet.

            “Dan ternyata cara-cara seperti itu juga dilakukan di Bondowoso, seperti yang dilakukan oleh TSK yang kita tangkap kemarin. internet bukan dibuat untuk kebaikan malah justru dibuat untuk melakukan tindak kejahatan,”tegasnya.

            Yang paling mengerikan adalah, para pelaku kejahatan narkoba, seperti ganja, tidak lagi menggunakan daunnya, tapi bunganya, karena bunga ketika digunakan lebih hebat lagi seperti kokain. Karena kalau mencium bau bungan daun ganja, dalam jarak 2 meter saja sudah terasa pusing, ini masih berbetuk tanaman apalagi menghisapnya.

“Maka dari dari itu, kita akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat menjahui bahaya narkoba,”ungkap dia.

Ini perlu diantisipasi sedini mungkin, karena kasus ini tidak hanya merebak dikalangan masiswa saja, tapi sudah menjamah siswa SD,SMP dan SMA. Dengan begitu kepolisian perlu melakukan MoU dengan Dinas Pendidikan kabupaten Bondowoso untuk melakukan sosialisasi bahaya narkotika kepada para siswa.

“Kita akan pencerahan-pencerahan dan bimbingan kepada anak-anak usia sekolah agar tidak terjebak bahaya narkoba, dan kita berharap di Bondowoso tidak akan terjadi seperti itu lagi,”imbuhnya.(her) 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru