Menghina Marwah NU, Ansor Bondowoso Kecam Peryataan Ahok dan Pengacaranya.

suara-publik.com

BONDOWOSO, Suara Publik

Pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) serta pengacaranya terhadap Ketua Umum MUI KH. Makruf Amin yang juga Rais Am PBNU saat bertindak sebagai saksi di persidangan kasus penistaan Agama ke-8 dengan terdakwa Ahok diprotes Kader-kader Nahdlatul Ulama (NU) se-Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Bondowoso mengecam pernyataan Ahok, dan segera mencabut pernyataan serta harus meminta maaf kepada warga Nahdiyyin.

Menurut Ketua Ansor Bondowoso, Muzammil, Ahok dan pengacaranya telah menuduh Rais 'Aam PBNU ini sempat menerima telfon mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum menjadi saksi persidangan.

"Ada empat point pernyataan sikap PC GP Ansor Bondowoso atas pernyataan Ahok dan Pengacaranya itu," ujar Ketua GP Ansor Bondowoso.

Pertama, GP Ansor Bondowoso tidak terima atas perkataan Ahok dan pengacaranya atas perkataannya kepada Rais 'Aam PBNU KH. Ma'ruf Amin. Dimana perkataan Ahok kasar dan menghina Marwah Nahdlatul Ulama.

"Pernyataan seorang pemimpin kayak Ahok itu sangat tidak pantas disampaikan kepada ulama. Apalagi, KH. Ma'ruf Amin merupakan salah seorang pemimpin tertinggi di Nahdlatul Ulama dan juga Ketua Majelis Ulama Indonesia," tegasnya.

Kedua, PC. GP Ansor Bobdowoso mengecam Ahok yang melecehkan KH. Ma'ruf Amin dalam persidangan kasus tersebut. Ketiga PC GP Ansor Bondowosomendesak agar Ahok dan pengacaranya agar meminta maaf atas perkataan tersebut.

Keempat, jika nantinya dalam waktu 3x24 jam Ahok dan pengacaranya tidak juga meminta maaf, maka PC. GP Ansor Bondowoso akan mengambil sikap tegas untuk menindaklanjuti kasus penghinaan tersebut.

Selain itu, Muzammil akan melayangkan surat pernyataan sikap itu kepada Ahok dan pengacaranya.  Dengan harapan agar Ahok dan pengacaranya segera menindaklanjuti pernyataan sikap ini.

"Ahok ini sungguh keterlaluan memberikan hadiah penghinaan kepada Rais Aam PBNU kami, disaat warga Nahdliyyin ini merayakan Hari Lahirnya NU. Dan Ansor Bondowoso segera menindaklanjuti pernyataan sikap ini ke Jakarta," pungkasnya.(her).

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru