Humas PDAM Surabaya: Tidak Boleh Petugas Lapangan Merangkap Juru Tagih.

suara-publik.com

Surabaya Suara-Publik. Adanya informasi terkait keluhan pelanggan PDAM Surabaya, dimana petugas lapangan dari PDAM yang merangkap jadi loket pembayaran pelanggan. Namun hal itu tidak ada koordinasi antara petugas lapangan dengan kantor. Sehingga ada dugaan PDAM Surabaya sudah melanggar UU Pelayan Publik dan UU Perlindungan Konsumen serta ada indikasi Pungli, membuat gerah Ario Bimo selaku Manajer Humas PDAM Surabaya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, terkait adanya oknum petugas lapangan yang sudah melanggar aturan. Ario Bimo tampak geram dan akan segera menindak lanjuti informasi tersebut. "petugas dilapangan itu tidak boleh menerima pembayaran mas, itu memang rentan, kalaupun ada itu mungkin atas dasar kemanusiaan. Sebagai contoh, kalau pelanggan tersebut itu sudah tua. Terus membantu membayarkan ke beberapa tempat pembayaran seperti indomart atau beberapa tempat yang lain. Setelah itu mengembalikan struknya kepada pelanggan, mungkin itu diperbolehkan, biarkan masyarakat yang menilai. Tapi karena kurangnya pengawasan jadi pihak PDAM tetap tidak membolehkan. Soalnya kami tidak mau ambil resiko, apalagi tim saber pungli sekarang ini sangat ketat",ujar Ario Bimo dengan kepiawaiannya.

Masih Bimo, terkait adanya kerja sama pihak PDAM dengan beberapa rekanan terkait pembayaran pemakaian. "untuk petugas yang sempat menerima pembayaran, mungkin dia bukan petugas resmi mas, tapi rekanan dengan sistem PPOB. Jadi mereka dibidang jasa, tapi saya juga tetap akan meneruskan informasi terkait petugas lapangan yang sempat menerima pembayaran dari pelanggan ke kepala satuan kerjanya, biar segera dilakukan pengawasan",ujar Bimo dengan nada optimis.

"padahal tiap minggunya sudah ada brefing untuk petugasnya, kalau pun masih ada yang seperti itu, itu berarti oknum,s emoga dengan adanya informasi ini, bisa menjadikan kami dalam meningkatkan mutu pelayan yang lebih baik lagi" pungkas si Manager Humas PDAM  tersebut dengan harapan PDAM Surabaya lebih lagi dalam pelayanan(Nn)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru