Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pasuruan Kota Pasang Puluhan Banner Peringatan.

suara-publik.com

Pasuruan Suara-Publik.com

 

Meningkatnya angka laka- lantas belakangan ini di wilayah hukum Polres Pasuruan  kota mengundang inisiatif dari pihak satlantas guna memberikan peringatan kepada para pengguna jalan. Dengan memasang sejumlah banner yang bertuliskan peringatan ataupun himbauan di sejumlah titik yang dianggap rawan laka- lantas.

 

IPTU Ahmad Jayadi selaku Kanit Laka Polres Pasuruan kota mewakili kasat lantas AKP Hari Subagio kepada Suara-Publik.com mengatakan, " Ada sekitar tiga puluh lebih banner yang kami pasang dI median jalan maupun di bahu jalan yang sering terjadi laka lantas. Hal ini guna mengingatkan para pengguna jalan agar lebih waspada terhadap jalan berlubang dan median jalan yang tanpa dilengkapi dengan penerangan jalan, " Kata Jayadi saat ditemui Suara-Publik dikantornya.

 

Dari pantauan Suara-Publik.com banner di pasang di sejumlah wilayah diantaranya jalan raya Sedarum dan Sumur waru kecamatan Nguling, Embong miring dan didepan pusat latihantempur milik TNI AL di Grati, Jalan raya Kedungbako kecamatan Rejoso, Jalan Ahmad Yani kota Pasuruan serta di jalan raya Desa Bendungan kecamatan Kraton kabupaten Pasuruan.

 

Banner peringatan diantara bernada " Jangan mengebut nyawa anda taruhanya " , " Jatuh diaspal tak seindah jatuh cinta " , " Awas !!! Tikungan tajam dilarang mendahului " , " Anda mengantuk istirahatlah di rest area " , " Ingin selamat patuhi rambu-rambu lalu lintas " , " Hati - hati banyak jalan berlubang " .

 

Menurut data Satuan Laka Lantas Polres Pasuruan kota semenjak awal bulan Februari 2017 hingga berita ini ditulis, jumlah angka kecelakaan tergolong meningkat dibandingkan dengan bulan Januari yakni sebanyak 8 kali kejadian dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 3 orang, Luka berat 8 orang dan luka ringan sebanyak 3 orang.

 

" Kecelakaan didominasi oleh faktor Human error karena kelalaian pengendara atau pengemudi kendaraan yang kurang ber hati-hati dan disusul oleh faktor kelelahan dan Ngantuk saat menjalankan kendaraan, " Tandas Jayadi, (Dyt) .

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru