Puluhan Andong Masih Eksis Beroperasi di Pasuruan.

suara-publik.com

Pasuruan Suara-Publik. Andong yang merupakan angkutan yang menggunakan tenaga Kuda sebagai penarik. Terlihat masih sangat eksis keberadaanya di kota Pasuruan. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya andong yang berada di area parkir barat pasar besar kota Pasuruan, (21/2) .

Puluhan andong masih berjajar rapi untuk antri mengangkut penumpang yang didominasi oleh ibu rumah tangga dan para pedagang kelontong yang membawa barang daganganya seusai berbelanja.

 

"kami para joki andong sekarang menyisakan sekitar 30 orang, dan yang aktif beroperai setiap hari sekitar 17 andong, " Ujar Mualif, Joki andong dari Kelurahan Tambaan kota Pasuruan.

 

Suara-Publik yang sempat mencoba menaiki andong dengan kapasitas penumpang sebanyak 5 orang dan ditambah dengan seorang joki nampak santai dan perjalanan sangat aman karena sang Joki dan juga kuda sudah terlatih.

 

"kami sekarang hanya menerima tiga rute perjalanan yakni Pasar besar-kelurahan Tambaan, Pasar besar- kelurahan Gadingrejo dan Pasar besar menuju pasar Kraton kabupaten Pasuruan, " Tambah Mualif yang sudah tiga puluh tahun menekuni profesi sebagai joki andong.

 

Selain mengankut penumpang, Andong juga digunakan untuk mengankut perabotan mebel dan juga kayu. "aman dan nyaman naik andong disamping itu harganya cukup murah meriah 5.000.00 untuk sekali jalan, " Kata Tatik penumpang setia andong.

 

Andong dikenal masyarakat kota Pasuruan dengan sebutan " Dokar " sudah dikenal semenjak masa kerajaan yang dipimpin oleh Untung Suropati dan Darmoyudo pada puluhan abad yang lalu.( Dyt).

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru