BONDOWOSO, Suara Publik - Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Ahmad Dhafir, mengingatkan kepada para undangan yang hadir dalam acara peduli anak yatim dan duafa, untuk berlomba-lomba untuk berbagi rezeki antar sesama. Sebab, merupakan wujud syukur, juga bentuk sosial dilingkungan masyarakat.
Hal itu diungkapkan dia ketika didaulat memberikan sambutan oleh panita dan sekaligus sebagai tuan rumah, H.Samsul Arifin, Desa Kajar Kecamatan Tenggarang, bahwa sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, hendaknya agar menyisihkan sebagian rezeki untuk menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa, berinfaq, dan bersedekah.
Tak hanya itu, Ketua DPC PKB ini juga menyinggung tentang masalah kecintaannya terhadap Nabi Muhammad SAW, yang sudah menjadi yatim piatu sejak kecil, sehingga dengan mencintai dan menyantuni anak yatim itu, sama seperti mencintai Nabi.
“Maka diwajibkan bagi kita untuk menyantuni anak yatim dan duafa, karena sebagian hasil rejeki yang kita dapatkan, ada hak orang lain di dalamnya.Oleh karena itu, umat Islam diingatkan untuk menyisihkan sebagian harta untuk memenuhi rukun Islam keempat ini,”kata Ahmad Dahfir. Sabtu, (11/3/2017).
Pada kesempatan tersebut, Dhafir juga mengajak para undangan yang hadir untuk menjauhkan diri dan menghindari segala bentuk keburukan, memelihara niat baik, menjalin persaudaraan dengan penuh rasa kekeluargaan, yang dilandasi dengan semangat persatuan dan kesatuan, untuk mewujudkan kehidupan umat beragama yang berkualitas, harmonis, beriman, bertaqwa, dan beramal shaleh.
“Meskipun ada perbedaan, tetapi perbedaan itu tidak boleh melahirkan permusuhan, justru sebaliknya, dengan perbedaan, kita dapat melahirkan berbagai pandangan untuk mencapai kesempurnaan,”ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Wahidin Masduki.LC., dalam tausiyahnya menyampaikan, bahwa sebelum Rasulullah wafat, dan saat itu nafas Nabi sudah berada dikerongkongannya, ada pesan yang disampaikan melalui menantunya, Sayyidina Ali Bin Abi Thalib, bahwa jangan tinggalkan sholat.
“Maka diwajibkan bagi kita untuk melaksanakan sholat lima waktu, memperbanyak amal ibadah. karena ibadah ini sebagai wahana pembinaan pribadi Muslim yang taqwa dan berakhlakul karimah,” kata Ustadz asal Jakarta Selatan ini.
Dengan banyak beramal saleh dan beridah yang tekun, sehingga semua itu dapat menjadi penebar kasih sayang di alam semesta atau pribadi-pribadi yang rahmatan lil alamin, terlebih dengan menyantuni anak yatim dan kaum duafa.
“Oleh karena itu, saya mengajak semua ummat islam yang hadir pada kesempatan ini untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan. Karena dengan begitu, setelah pada hari akhir nanti kita dapat melihat sendiri apa yang telah kita perbuat selama berada didunia,”pungkasnya.
Dalam acara tersebut hadir sejumlah pejabat Pemkab Bondowoso, para Kepala Desa, komunitas Kawan Dhafir, dan sejumlah elemen masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan acara pemberian santuan terhadap puluhan anak yatim dan kaum duafa, oleh Ketua DPRD, Ustad Wahidin dan H.Samsul Arifin.(her)
Editor : Pak RW