SURABAYA
Suara Publik.com - Lantaran ingin memiliki handpone canggih dan muthakir, seorang sopir
pribadi dokter bernama Hepy Sumaidi (45) warga jalan Petemon IV/33
Surabaya ini nekat mencuri handpone milik Ayu Mulyanti (23) warga
Nginden.
Kejadian
itu bermula saat tersangka Hepy datang ke komplek pasar burung Bratang
Surabaya, Sabtu (25/3) sekitar pukul 09.30. saat itu Hepy hendak membeli
pakan ikan untuk ikan hias milik majikannya.
Setelah
berjalan mengitari kios-kios di sekitar pasar burung tersebut,
tiba-tiba tersangka melihat sebuah handpone merek Xiaomi tergeletak di
atas kandang di salah satu kios. Karena melihat situasi kios yang ramai
dan tersangka merasa aman, makan niat jahat tersangka timbul dengan
mengamb handpone tersebut.
Apes,
saat melakukan aksinya, salah seorang pengunjung memergokinya. Bahkan
pelaku sempat diminta untuk mengembalikan handpone tersebut, namun
pelaku malah kabur dan diteriaki maling.
"Saat
itu, korban tidak sadar karena kebetulan korban sedang melayani para
pembeli. Kemudian saat ada yabg teriak maling, korban langsung sadar
jika handponenya raib, akhirnya tersangka ditangkap warga dan dibawa ke
mapolsek Gubeng beserta barang bukti," ungkap Kanit Reskrim Polsek
Gubeng, AKP I Gede Made Wasa, Minggu (26/3).
Made
menambahkan, dari pengakuan tersangka Hepy, dirinya nekat melakukan
aksi pencurian lantaran khilaf ingin memiliki handpone canggih tersebut.
"Rencana memang dipakai sendiri. Dia bilang khilaf melakukan aksinya karna juga ada kesempatan," pungkas Made.
Editor : Pak RW