Usai Pesta Miras Dua Pengendara Alasan Cari Makan Oseng Babi, Dihentikan Aparat

suara-publik.com

Surabaya (Suara Publik) - Puluhan anggota Tim Anti Bandit Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya (Polrestabes) dan gabungan skala besar dari Unit Narkoba serta Satuan Lalu Lintas gelar cipta kondisi di sepanjang Jalan Raya Arjuna, Surabaya.

 

Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran tiga C (Curat, Curas, Curanmor) sekligus Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan dengan skala besar di sejumlah titik rawan daerah tindakan kejahatan. 

 

"Kegiatan ini digelar setiap malam minggu dimana merupakan bagian dari cipta kondisi dengan menggunakan sepertiga kekuatan Polrestabes Surabaya untuk antisipasi tiga cepu pengguna jalan," kata Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sigit Indra Kepala Unit (Kanit) Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, Minggu, (30/4/2017).

 

Berdasarkan pantauan dilapangan sejak pukul 00.30 hingga 02.00 Minggu, dinihari, 30 April 2017 pengendara motor yang melintas di sepanjang Jalan Raya Arjuna yang di dominasi muda mudi menancap gasnya balik kucing kembali melawan arus lalu lintas karena melihat adanya operasi dan gelar razia tersebut. 

 

Dalam operasi Cipta Kondisiitu juga didapati sejumlah pelanggaran 26 pengendara tanpa dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pelanggaran 22 pengendara tanpa dilengkapi Surat Ijin Mengedarai (SIM) serta sejumlah 7 barang bukti roda dua diamankan.

 

Menariknya lagi seorang pengendara motor honda beat L 2649 KV yang berboncengan tanpa menggunakan helm dan tanpa membawa kelengkapan Surat Ijin Mengendarai (SIM) serta Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) terpaksa dihentikan dengan ditendang ban motor depan oleh sejumlah tim Anti Bandit yang sempat dicurigai membawa Narkoba. 

 

"Saya cuma mau beli oseng oseng babi pak, beneran saya nggak mabuk, saya jangan ditahan ini motor teman saya pak," kata pria yang mengaku bernama Udin.

 

Selain itu ada juga pengendara yang Parno saat mengendarai motor Suzuki Satria warna kombinasi biru putih memutar kemudinya dan meloncat sambil berlari melawan arus lalu lintas.

 

Namun, terpaksa tim anti bandit Polrestabes Surabaya juga menindak tegas pengemudi tersebut dengan menghadang laju motor yang dikendarainya. 

 

"Hayo berhenti Kamu, kamu kenapa muter motormu, ayo berhenti, gak usah wedi wong kamu itu lengkap kok wedi (takut)," teriak salah satu tim Anti Bandit. 

 

Lantas, pemuda yang mengenakan helm dan dilengkapi atribut berkendara itupun turun dan berhenti. 

"Saya takut pak beneran saya takut dan nggak punya uang ini jangan dibawa motor saya ini pinjam," jawab pria yang mengaku bernama Didin itu. (TOM).

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru