Olahan Ubi Mampu Ciptakan Kewirausahaan Bidang Usaha Mikro

suara-publik.com
BONDOWOSO, Suara Publik - Dalam rangka menunjang suksesnya pembangunan di dibidang perekomian Kabupaten Bondowoso, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus melakukan upaya untuk mengejar ketertinggalan baik ditingkat daerah maupun ditingkat pedesaan.
        Beberapa bulan terakhir ini, Diskoperindag terus menggenjot semua kegiatan, dengan meningkatkan kinerja disemua bidang, hal itu untuk mensukseskan peningkatan ekonomi mikro dengan tujuan meningkatkan kesejahterakan masyarakat.
        Kepala Bidang Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM), Edy Sutrisno, mengaku selama memasuki tahun 2017 ini, pihaknya terus melakukan langkah-langkah strategis agar capaian kinerja yang ditargetkan lebih maksimal.
        “Kali ini kami mengumpulkan 40 orang peserta untuk diberikan pelatihan tentang penganekaragaman konsumsi pangan lokal,”kata Edy Sutrisno, usai membuka acara pelatihan.
        Menurutnya, banyaknya bahan pangan lokal yang belum dimanfaatkan untuk diolah secara maksimal, sehingga dengan pelatihan keterampilan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi bahan pangan agar tidak selalu tergantung pada satu jenis bahan pangan.
        “Kalau kita mau jujur, sangat banyak bahan pangan lokal yang bisa dimanfaatkan, untuk bisa menjadi makanan yang tidak hanya sekedar dimakan, akan tetapi dapat menjadi peluang usaha,”ujarnya.
        Dijelaskan, jika kemudian para peserta ini mampu menjadi wirausaha pangan, maka tidak menutup kemungkinan pihak Perbankan memberikan bantuan permodalan, sehingga usaha mikro ini mampu menjadi pendorong terciptanya perekonomian yang bisa diandalkan.
        “Mudah-mudahan apa menjadi niat baik kita ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sehingga ibu-ibu ini nanti menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi mikro di Bondowoso,”katanya.
        Sementara itu, Kasi UMKM Vita Anggraeni, usai memberikan materi pelatihan mengatakan, kedepan masyarakat dituntut untuk melakukan inovasi dalam mengolah potensi pangan yang ada. Seperti makanan yang berbahan ubi-ubian, kacang-kacangan bahkan yang terdapat ditanaman holticutura.
        “Itu semua kalau dikelola dengan baik dapat menghasilkan keuntungan, karena selain bisa dikonsumsi sendiri hasilnya juga bisa dipasarkan, sehingga dapat menambah pendapatan,”tegasnya.
        Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, mengumpulkan para ibu-ibu di Aula SMK PP Tegal Ampel ini untuk dilatih keterampilan, dengan harapan agar apa yang didapat selama mengikuti pelatihan ini dapat memberikan ilmu yang manfaat bagi keluarganya dan masyarakat pada umumnya.
        “Dan tidak menutup kemungkinan, jika para peserta ini mampu menterjemahkan ilmu yang telah didapat dari pemateri nantinya akan lebih baik, apalagi pemerintah saat ini gencar melakukan trobosan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,”kata perempuan berjilbab ini.
        Vita menambahkan, tidak sedikit masyarakat yang sukses hanya karena ilmu yang didapat dari pendidikan atau pelatihan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sebab, mereka mampu mencari peluang dan berinovasi untuk menciptakan potensi yang layak untuk dipasarkan.
        “Tujuan inilah yang kita harapkan, agar masyarakat tidak hanya menunggu bola, tapi menjemput bola, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang lain.”harapnya.
        Sementara itu, Desi Puspitasari, warga Desa Karang Anyar Tegal Ampel, mengaku sangat senang, ketika diundang oleh Diskoperidag Bondowoso untuk dilatih membuat makanan yang menggunakan pangan lokal.
        “Selain bahanya murah dan mudah didapat, hasilnya juga menjadi makanan yang elegan untuk dijual di masyarakat, ini semua tergantung bagaimana cara kita mengolahnya sehingga layak dijual,”katanya.
        Apalagi menurut dia, peralatannya untuk membuat makanan sudah dibantu oleh Diskoperindag. Namun tinggal bagaimana para peserta yang sudah dilatih ini mampu menciptakan hal-hal yang baru dibidang pangan.
        “Kita sangat bersyukur, karena sudah dilatih gratis tanpa bayar, masih dapat bantuan peralatan dan akomudasi lainnya. Mudah-mudahan apa kami dapat ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,”imbuhnya. (her)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru