SURABAYA
Suara-Publik. Setelah kemarin (12/5) melakukan sidak terhadap harga kebutuhan pokok
di sejumlah pasar di Surabaya yang mulai naik. Tim Satgas Pangan
Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Surabaya, Sabtu (13/5) siang melakukan sidak lanjutan.
Namun, kali ini mereka menyasar sebuah swalayan di mall BG Junction
Surabaya.
Berdasar
pantauan di swalayan tersebut, beberapa komoditas seperti minyak, gula
dan daging adalah yang disasar atau diperiksa oleh petugas gabungan
tersebut. Hasilnya, harga beberapa komoditas tersebut masih stabil. Hal
itu seperti dijelaskan Mochammad Soeltoni, salah satu petugas dari Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Surabaya.
"Harga
komoditas di sini (swalayan) masih stabil. Misalnya minyak, harganya Rp
11.000. Gula juga tetap Rp 12.500, dan daging Rp 80.000. Artinya,
harganya masih stadar," ujar Soeltoni didampingi Kanit Harda Polrestabes
Surabaya, AKP Subiantana di lokasi.
Soelton
melanjutkan, sedangkan untuk stok beberapa komoditas yang ada di
swalayan tersebut, diketahui tidak ada kendala sama sekali. Sebab, hasil
pemeriksaan yang sudah dilakukan, stok tersebut bisa sampai hingga
bulan September 2017. "Cuma gula aja yang stoknya sedikit menurun. Tapi
kami akan segera kondusifkan itu," imbuhnya.
Sementara
pihak swalayan di mall BG Junction, Bayu Camar Laghawa menambahkan jika
untuk beberapa komoditas, yakni gula dan minyak stoknya sudah
dipersiakan untuk bulan puasa tahun ini. "Kalau gula kami sudah siapkan
3000 ton. Sedangkan minyak kami siapkan 1000 karton," katanya.
Ditempat
yang sama, Mochammad Soeltoni menandaskan bahwa untuk komoditas
lainnya, seperti bawang putih, wortel maupun brokoli, memang harganya
cukup signifikan. Seperti sidak yang sudah dilakukan di sejumlah pasar
kemarin (12/5), memang harga bawang putih yang paling mahal (melonjak).
"Diketahui
harganya berkisar Rp 60 ribu. Maka dari itu, sidak seperti ini akan
terus kami lakukan untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan
pokok menjelang bulan puasa tahun ini," pungkasnya.(TOM).
Editor : Pak RW