Laporan Iwan Dayat.
Pasuruan, Suara-Publik. Kapolsek Beji KOMPOL WAGIRAN.SH. menghadiri rapat kordinasi terkait limbah idustri yang di eluhkan masyarakat saat ini dengan 4 perusahaan PT. BUANA MEGAH RELAKSA SAKARI dan VANINUS.
Hadir sebagai moderator kai ini Bapak Camat Beji AGUS.S. juga dari Dinas Lingkungan Hidup dan sekretaris pengairan yang ikut pembahasan ini yang tentunya supaya bisa memberi penjelasan untuk segera tercapainya kemufakatan biar tidak berlarut-larut.
Ibu kholifah yang mewakili Ds. Kedung Ringin selatan mengatakan bahwa limbah nitrogen yang melebihi dari kapasitas/volume mengakibatkan masyarakat Kedungringin gagal panen.
Selama 3 tahun tanah hanya bisa di tanami namun hasilnya gabuk yang artinya padinya tidak berisi sehingga masyarakat merasa di rugikan di akibatkan limbah cair tersebut.
Dari perwakilan DLH Dinas lingkungan hidup sedikit memberi keterangan bahwa nitrogen bisa dikatakan sebagai akar permasalahan dari gagalnya panen yang kurang lebih 3 tahun ini.
Dalam kurun waktu itu masyarakat berupaya bermusyawarah dengan perusahaan namun masih sulit dan perusahaan masih bisa memenuhi permintaan warga membuatkan pipanisasi untuk ganti rugi finansial masih belum ada titik temu.
Hasil pertemuan kali ini :
1.Akan di lakukan tes limbah oleh pihak DLH.
2.Pipanisasi segera di buat setelah pengurusan surat ijin selesai
3.Apabila hasil labfor ada ketidak sesuaian dengan SOP perusahaan maka akan di lakukan proses hukum yang berlaku.
Usai rapat kordinasi masyarakat/warga Desa Kedungringin mengajak Pihak DLH/PENGAIRAN untuk langsung terjun ke lokasi limbah cair tersebut untuk bahan evaluasi sesampai di lokasi dari dinas DLH akan sesegera mungkin akan melakukan tes kandungan air limbah tersebut dan saran dari pengairan akan segera di lakukan normalisasi irigasi tersebut warga siap menunggu hasilnya dan semoga segera bisa terwujud.
Editor : Redaksi