BONDOWOSO, (Suara Publik) - Sedikitnya 50 orang peserta pelaku Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) mendapat pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja, tentang pembuatan olahan sayur, di SMK-PP Tegal Ampel. Selasa, (20/3/2018).
Acara Pembinaan dan Pelatihan gratis tersebut, dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Usaha Mikro, Drs. Edy Soetrisno dan PPTK, Naning Priliyawati,SE. dan sejumlah pejabat dilingkungan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso.
Kabid Usaha Mikro, Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso, Edy Soetrisno, mengemukakan, pihaknya akan terus menggelar berbagai pelatihan bagi pelaku usaha mikro (UM). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan nilai tambah dari suatu produk sayur yang ada.
Selain itu, pelaku UM dapat meningkatkan inovasi penganekaragaman produk sayur, menumbuhkembangkan jiwa wirausaha dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha mikro.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berjenjang, sehingga nantinya akan tumbuh pelaku usaha mikro yang berkelanjutan dan berkesinmabungan,”kata Edy Soetrisno yang didampingi PPTK Naning Aprilliyawati.
Lebih lanjut edy mengungkapkan, sesuai arahan dan petunjuk Bupati Bondowoso, Amin Said Husni, pada tahun 2018 ini, Diskoperindag akan terus memberikan pelatihan kepada kelompok UM. Hal ini penting karena tugas Diskoperindag memang pengembangan dari hilir ke hulu.
“Pelatihan hari ini, nara sumber baik dari Dinas maupun dari SMK-PP, sebagai tim Tefa dan Laboraturium APHP, telah melatih 50 peserta dengan menu rolade tahu bihun woter jamur, sambosa jamur, saos tomat fuding sayur dan nugget jamur,”terangnya.
Menurutnya, tahun 2018 ini, Diskoperindag sudah melaksanakan pelatihan-pelatihan yang dapat memberikan edukasi kepada kelompok masyarakat, tentang peningkatan usaha, baik kelompok UM sekabupaten Bondowoso.
“Dan pelatihan-pelatihan itu akan terus kita lakukan, agar masyarakat lebih trampil dalam mengelola menejemen usahanya. Sehingga, dengan pelatihan ini nantinya dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan memunculkan usaha yang kreatif,”imbuhya.(*)
Editor : Redaksi