Usai Diberitakan, Inspektorat Bondowoso Langsung Lakukan Audit dan Pengawasan Aset Daerah.

suara-publik.com
Foto: Wahyudi Tri Atmadji Kepala Inspektorat Bondowoso.

Laporan : Mahfud Susyanto

BONDOWOSO,suara-publik.com-Kepala Inspektorat Bondowoso Ir Wahyudi Tri Atmadji MM, menanggapi pemberitaan media, terkait pengelolaan sawah milik Daerah yang ada dibeberapa desa, sudah ditindak lanjuti dan sudah berjalan.

Menurutnya, kalau kurang pengawasan dan audit sudah barang tentu akan berdampak pada minimnya Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bondowoso. "Maka dari itu kami bersama tim sudah memulai dan mendata aset daerah yang masuk, termasuk pengelolaan kebun kopi rakyat yang ada di Desa Andungsari seluas 11 hektar, dan yang ada di Desa Sumber Wringin seluas kurang lebih 4 hektar,"katanya.

Selesai melakukan audit kebun kopi rakyat, sambung Wahyudi, akan diteruskan melakukan audit Sawah 8 hektar yang tersebar di berbagai tempat. "Kami tidak main-main dengan dugaan penyimpangan ini, karena sebelumnya memang sudah ada laporan pengaduan dari Internal Dinas terkait,"ujarnya.

Ditegaskan, hal itu ada yang melaporkan terkait pengelolaan manajemen kebun benih dari interen dinas pertanian,sekarang masih di tindak lanjuti. "Semua laporan yang masuk pasti ditindak lanjuti, apalagi menyangkut aset daerah,"tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso Andi Hermanto, saat di hubungi suara-publik.com mengaku, kalau Inspektorat sudah mengambil langkah memeriksa tentang pengelolaan aset sawah seluas 8 hektar itu. Karena memang begitulah prosedurnya, dan hasil dari semua kegiatan Inspektorat nantinya harus dipertanggung jawabkan publik.

Aset tersebut luar biasa kalau dikelola dengan sungguh-sungguh, karena keuntungannya untuk PAD. Maka, jangan main-main dengan Aset Daerah,"imbuhnya.

Sementara itu, Budi pengelola sawah di desa Bandilan Prajekan, mengaku, kalau dirinya mengelola sawah tersebut sudah satu tahun, dan setiap panen langsung disetor ke Bendahara Dinas Pertanian sebesar 5 juta perpanen.

"Sebelum saya, pengelola sawah itu adalah pak Darto, kalau pengen lebih jelas silahkan konfirmasi pak Darto,"jelasnya.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru