Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Intensifkan Penangkapan Terhadap Pelaku Jambret.

suara-publik.com
AKBP Sudamiran saat rilis 3 pelaku jambret di Mapolrestabes Surabaya.

Laporan: Tom

SURABAYA suara-publik.com - Polrestabes Surabaya mengintensifkan penangkapan jambret, menyusul kejadian yang menimpa korban seorang mahasiswi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bernama Lanisya Febriyani hingga terluka parah.

Gadis 19 tahun asal Sunan Drajad gang Himalaya, Lamongan ini dinyatakan mengalami cedera otak sedang dan harus dirawat di ICU RSUD dr.Soetomo Surabaya, setelah terjatuh dari atas motor saat menumpang ojek online di Jalan Arjuno, Surabaya akibat ulah penjambret pada Senin (23/7) subuh.

"Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengungkapkan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman. Di antaranya dengan mengintensifkan para petugas di seluruh Polsek jajaran Polrestabes Surabaya untuk menangkapi para pelaku kejahatan jalanan, khususnya penjambret.

"Kami masih bekerja. Mohon doanya, semoga kami cepat dapat hasil yang maksimal," ungkapnya, Rabu (25/7) malam.

Polrestabes Surabaya sendiri semalam merilis tiga pelaku jambret hasil tangkapan Polsek Sawahan dan Dukuh Pakis Surabaya. Dua pelaku jambret ditangkap oleh petugas Polsek Dukuh Pakis masing-masing berinisial ERP (20), warga Jalan Wonokitri Surabaya, dan RAY (18), warga Jalan Wonosari Kidul Surabaya.

Berdasarkan penyelidikan polisi, keduanya selama ini telah beraksi menjambret sebanyak 21 kali di wilayah seputar Gedung Spazio, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

Sedangkan seorang pelaku jambret ditangkap oleh petugas Polsek Sawahan berinisial GTP (21), warga Jalan Putat Jaya Surabaya.  Menurut Sudamiran, pelaku GTP telah beraksi sebanyak 12 kali di wilayah seputar Jalan Kedungdoro Surabaya.

"Dari ketiga pelaku ini memang tidak ada yang mengaku kalau pernah beraksi di Jalan Arjuno yang mengakibatkan korban mahasiswa PENS terluka parah," jelasnya.

"Namun Sudamiran meyakini, dengan mengerahkan para Polsek di jajarannya untuk ke depan terus melakukan penangkapan intensif terhadap para penjambret, nantinya akan terbongkar jaringannya, sehingga pelaku penjambretan di Jalan Arjuno yang menyebabkan mahasiswa PENS terluka parah akan tertangkap. (tom)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru