Laporan : Mahfud Susyanto
BONDOWOSO, suara-publik.com - Pegawai dilingkungan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang ada di Kabupaten Bondowoso mengeluh, karena tidak memiliki satupun mobil Dinas untuk transportasi antar jemput bantuan benih dan obat obatan kepada petani.
Seperti yang di ungkapkan oleh H Sahroni Kepala BPP Besuk di Kantornya, jika selama ini tidak ada alat transportasi untuk kepentingan masyarakat. Sehingga, ketika memerlukan untuk mobilisasi bantuan kepada para petani harus sewa. "Saya sudah beberapa tahun menjabat Kepala BPP di Besuk ini sangat kesulitan apabila ada barang bantuan untuk petani dari Dinas Pertanian Bondowoso untuk di lanjutkan ke Petani Petani di Desa desa,"katanya. Jum'at, (3/8/2018).
Sahroni mengaku, di Kantor tidak ada mobil Dinas satupun yang bisa mengangkut sampai ke petani di desa-desa. BPP sudah bertahun-tahun ingin punya alat transportasi. Kata dia, mobil barang sangat di butuhkan di Kantornya Sedangkan yang saya tahu justru di desa-desa banyak bantuan mobil pickup plat merah yang tidak begitu begitu mendesak kebutuhannya.
"Saya heran, kok di kantor BPP ini tidak memiliki Mobil Dinas, seharusnya Pemerintah Daerah jeli melihat apa yang di butuhkan di bawah. Apalagi sangat bersentuhan langsung kepada petani, karena mobil itu untuk kelancaran dalam menyampaikan Program Pemerintah terutama di bidang Pertanian,"ungkapnya dengan nada berharap.
Sahroni sangat berharap kepada Pemerintahan Baru nanti agar bisa melihat peluang kebutuhan Instansi-instansi yang ada, terutama yang bersentuhan langsung kepada masyarakat, utamanya Pertanian yang merupakan bidangnya.
"Kami sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan kebutuhan BPP, karena mobil dinas itu untuk kepentingan masyarakat dibawah,"imbuhnya.
Editor : Redaksi