"Hollobis Koentoel Baris" Tetap Solid & Eksis

suara-publik.com

·         Touring Honda C 70 Community 'Asli Suroboyo'

SURABAYA (suara-publik.com) – Dunia oto-modif masih digemari para ‘penggila’ nya. Kendati setiap waktu muncul motor dengan model-model baru dan system engine yang lebih canggih, namun para pencinta motor jaman dulu (jadul) alias lawas ini, masih ada.

Motor Honda C 70 atau akrab disapa Koentoel (baca: Kuntul) atau Oeloeng (baca; Ulung) oleh Arek-arek Jawa Timur ini, merupakan salah satu motor “Jadul” atau motor “Lawas” yang hingga kini masih digemari. Bahkan, seiring dengan itu, bermunculan para ‘penggila’ Honda C 70 dengan berbagai nama komunitas atau club motor dengan nama yang unik ditiap daerah.

Rata-rata, hadirnya para motor mania dalam suatu komunitas dengan nafas Honda C 70 ini, ingin mengabadikan keberadaan Honda C 70 sebagai motor lawas atau antik yang masih punya pamor di dunia otomotif modern. Bukan sekedar evoria maupun ikut-ikutan, para pencinta motor Kuntul atau Ulung ini, rata-rata mengaku sangat mengagumi karakteristik bentuk body maupun mesin Honda C70 yang unik, lucu dan kuat serta bandel di jalanan.

Tak jarang, diantara para penggemar Honda bebek keluaran tahun 70-an ini, juga mengaku merasa dirinya telah menyatu dengan motornya. Dan salah satu komunitas atau club pencinta motor bebek Honda C70 yang masih eksis di Surabaya, yakni Hollobis Koentoel Baris (HKB).

Kumpulan para ‘biker-biker’ dan para motor mania Honda Kuntul / Ulung di Surabaya ini, merupakan komunitas atau club motor Honda C70 yang boleh dikatakan jadi panutan komunitas/club lainnya. Bahkan, gaung Hollobis Koentoel Baris (HKB) jadi panutan komunitas-komunitas atau club-club motor bebek Honda C70 di berbagai daerah di Jawa, Jakarta. Malahan, menurut informasi yang digali Suara Publik, nama Hollobis Koentoel Baris (HKB) juga dikenal hingga diluar Jawa, seperti dikota-kota besar di Sumatera dan Sulawesi serta Bali.

Dalam beberapa tahun terakhir, nama komunitas yang diilhami dari irama dan kalimat ‘yel-yel’ pemersatu derap langkah barisan pasukan ini, sempat hilang, dan diisukan bubar. Namun, rumor itu terpatahkan, karena baru-baru ini HKB melakukan touring ke Propinsi Yogyakarta.

Sebanyak 15 biker, mewakili HKB melaju beriringan dari halaman Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju ke Jogja dengan melalui jalur Selatan, Jum’at (20/1/2012). Dinginnya malam dan diiringi hujan gerimis, tak membuat Erwin Banget, Gundul Bob, Raymond Ungu, Gundul Manis, Farid Gondrong, Dean Brintik, Alan DePe, Dadang, Cak Sardi, Pungki, Wowok, Mbah Toha, Rizal, Tanto ‘Srigala Abu-Abu’, dan Agus ‘Mbah Itor’ menghentikan niat mereka untuk menuju kota budaya dan kota pelajar, Yogjakarta.

Kepada Suara Publik, Agus ‘Mbah Itor’ menyampaikan, touring ini semata-mata dilakukan untuk mengasah kemahiran HKB mengemudikan motor-motor Honda C 70 kesayangan mereka. Menurut pria yang dikenal ‘Cool’ dan sedikit bicara ini, touring  ke Yogjakarta ini sebagai bukti jika HKB masih solid dan eksis. “Siapa bilang Hollobis (maksudnya HKB, red) sudah bubar, kami masih tetap eksis dan solid di dunia biker, otomodif, khususnya dunia para pencinta Honda C 70. Perjalanan ke Yogjakarta ini sebagai bukti jika Hollobis tetap komunitas/club Honda Kuntul/Ulung yang asli Arek Suroboyo, Jawa Timur, dan kami tetap ada,” kata Agus ‘Mbah Itor’ yang sejak tadi didampingi istri dan putrinya, Jum’at (20/1/2012) pukul 20.00 wib.

Sementara itu, Erwin Banget berharap dari Touring ke Yogjakarta ini, HKB makin solid dan eksis serta kompak. “HKB tetap ada dan kompak. Kami ke Jogja ini untuk memenuhi undangan komunitas Honda C 70 ‘Plat No.Pol AB’ yang sedang mengadakan pertemuan triwulan di Pantai Baron pada Sabtu malam, (21/1/2012). Memang, saya akui ada beberapa anggota HKB tak bisa hadir mengikuti touring kali ini. Mereka berhalangan untuk ikut, namun mereka tetap solidaritas mendampingi kami sebelum berangkat. Dan perjalanan ke Yogjakarta ini, sebagai upaya kami tetap akan kompak, semakin solid dan eksis,” ujar pria beruban ini yang juga Ketua HKB pada Suara Publik, Jum’at (20/1/2012) di depan KBS.

Kesan ‘Excited’ juga dirasakan Venty yang dari tadi duduk diatas motor Honda C 70 modif. Putri dari Agus ‘Mbah Itor’ ini mengatakan, jika dia tertarik dengan touring HKB, karena menurutnya unik.”Touring motor Honda Kuntul/Ulung ini unik, mas. Bayangkan saja, dengan motor lawas walau udah dimodifikasi, mereka melakukan perjalanan lebih dari 300 Km. Pastinya, kesetia kawanan dan kekompakan mereka akan dibutuhkan dalam perjalanan ini. Yang jelas, segala kendala yang akan terjadi dijalanan merupakan ujian bagi para pencinta motor lawas ini, Bravo buat HKB,” kata cewek yang ternyata mahir dan cakap dalam mengemudikan mobil ini, pada Suara Publik.                  

Diketahui, HKB melesat gesit dijalanan bagaikan segerombolan Burung Bangau (Koentoel) yang terbang untuk hijrah. Didampingi 2 mobil dan 1 motor ber-CC besar sebagai pengawal, sebanyak 12 motor Honda C 70 orisinil dan modifikasi dengan berbagai tahun produksi, melaju dengan ‘PeDe abis’ (percaya diri). Mereka juga menghadiri undangan komunitas Honda C 70 yang berada di wilayah kawasan Yogjakarta, Solo, Sukoharjo, Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Klaten, Sragen, Karanganyar atau yang dikenal dengan istilah Komunitas Si Pitung (sebutan motor Honda C 70 di wilayah Yogjakarta dan Jawa Tengah) di kawasan No. Polisi Plat AB.

Kekompakan HKB dengan para komunitas Honda C 70 didaerah lain, menggambarkan semangat meluap-luap dan kebersamaan serta setia kawan arek-arek Suroboyo. Dari sini boleh dikatakan, isu bahwa HKB (Hollobis Koentoel Baris) si Honda C 70 Community yang asli Suroboyo, Jawa Timur itu sudah ‘buyar’ dan berganti nama, telah terpatahkan. Menariknya lagi, para bikers motor Honda Kuntul/Ulung ini makin kompak, karena beberapa istri dan anak-anak mereka juga ikutan ‘touring Suroboyo to Yogjakarta’.

oleh: Mahendra 

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru