Jakarta Suara-Publik.com - Mencermati dinamika politik ditanah air khususnya terkait dengan eksistensi dan performance Partai Demokrat sebagai Partai Pemenang Pemilu, Kami Gerakan Perempuan Betawi Pendukung SBY salah satu elemen pendukung PD dan SBY pada Pileg & Pilpres 2009 lalu, kami perlu menyampaikan sikap sebagai berikut :
Mencermati berbagai hasil survey dan informasi yang kami terima dari rekan elemen Pendukung SBY - Boediono di berbagai daerah terkait dengan berbagai persoalan yang mendera Partai Demokrat akibat tindakan elite partai yang terlibat berbagai kasus korupsi yang merugikan keuangan negara / rakyat, telah membuat hati rakyat pendukung terluka dan berujung merosotnya kepercayaan rakyat terhadap Partai Demokrat. Yang mana mayoritas rakyat Indonesia menaruh harapan terwujudnya perubahan bagi perbaikan kesejahteraan rakyat sebagaimana yang dikumandangkan Pak SBY pada Pilpres 20091alu.
Nia Adam Malik Ketua Umum Gerakan Perempuan Betawi Pendukung SBY (GPBP-SBY) saat dimintai komentarnya Kamis (16/02), saat ini Kondisi rakyat saat ini sungguh memprihatinkan. Terutama tingkat kesejahteraan rakyat dibanyak daerah di negeri ini masih belum tertangani secara tepat dan belum memberikan adanya indikasi bagi perbaikan yang lebih baik. Kini semakin diperparah dengan berbagai kasus korupsi yang sangat memalukan dilakoni oleh elite partai di tingkat pusat, yang hal ini sangat bertolak belakang dengan janji janji SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai pada saat merebut hati rakyat di Pilpres 2009 lalu.
Sebagai kelompok Masyarakat(Civil Society), kami dalam wadah GPBP - SBY ikut terpanggil untuk memberikan dukungan dan menggalang dukungan masyarakat pemilih bersama berbagai elemen pendukung lainnya untuk memenangkan Partai Demokrat sebagai kenderaan politik bagi SBY maju sebagai Calon pada Pilpres dan dilanjutkan memenangkan pasangan SBY - Boediono bersama perangkat partai, elemen pendukung dan masyarakat pemilih pada 2009 lalu.
Dengan berbagai kasus korupsi yang terjadi ditubuh Partai Demokrat, akibat ulah elite Partai ditingkat Pusat, bukan saja telah menjatuhkan citra SBY dimata rakyat tapi telah memposisikan SBY sebagai Presiden pada posisi yang sangat sulit untuk mengkonsentrasikan segenap pikiran dan kerjanya bagi peningkatan kesejahteraan rakyat yang masih dalam keterpurukan yang sebagian kondisi telah diangkat kepermukaan oleh berbagai media cetak elektronik baik nasional maupun lokal. Hal ini tidak dapat dipungkiri dan dinafikan, survey yang dilakukan oleh salah satu Lembaga Survey yang telah dipublikasikan oleh media cetak nasional mengungkapkan bahwa Presiden lebih banyak berbicara tentang partai ketimbang tentang rakyat, ini artinya perubahan dan perbaikan kesejahteraan yang didambakan semakin jauh dari harapan.
Nia Adam Malik menjawab : sehubungan dengan hal tersebut, sebagai rakyat juga kelompok masyarakat yang tergabung dalam wadah Gerakan Perempuan Betawi Pendukung SBY dengan segenap simpatisannya yang telah dengan suka rela memberikan dukungan baik materiil maupun moril bagi suksesnya PD dan SBY pada Pileg & Pilpres 2009 lalu, menghimbau dan meminta KPK untuk mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi Wisma Atlet, Hambalang dan berbagai kasus dugaan korupsi yang menjerat Mantan Bendahara Umum Nazaruddin, Angelina Sondaq dan nama nama elite lain yang telah beredar dimasyarakat seperti Ketua Umum PD Anas Ubaningrum, Mirwan Amir dll untuk segera ditindak lanjuti. Begitu pula kasus sebelumnya yang menyeret petinggi PD yang sudah diperiksa tapi tidak ada clearence apa mereka bersalah atau tidak perlu-ada kejelasan.
Presiden SBY untuk mengambil langkah yang konstruktif bagi menjaga kepercayaan rakyat terhadap eksistensi PD diseluruh tanah air, agar menonaktifkan sementara waktu Pengurus Partai yang diduga terlibat dengan kasus korupsi yang dimotori oleh Nazaruddin Bendahara Umum yang telah diberhentikan, jangan menunggu upaya rakyat yang telah memilih untuk menuntut Partai ini dibubarkan atau penetapan sebagai tersangka.
Kita sepakat menjunjung tinggi asas pra duga tak bersalah, tapi itu adalah urusan hukum, urusan partai sangat terkait dengan tingkat kepercayaan rakyat, dan ini telah dibuktikan bahwa kepercayaan rakyat atas PD merosot sangat tajam, artinya kepercayaan rakyat perlu menjadi pertimbangan.
Untuk menjaga eksistensi partai dan kepercayaan rakyat terhadap Partai Demokrat, disarankan sebaiknya Ketua Umum Anas Ubaningrum dan elite lainnya yang telah beredar dimasyarakat untuk menonaktifkan diri sampai proses hukum yang menerpa dirinya clear dan dinyatakan tidak bersalah. Sebagai orang muda dan politisi handal sikap seperti ini harus dibudayakan di negeri ini, hal ini disamping memperlihatkan sikap kesatria, juga menguatkan komitmen SBY dalam penegakan hukum sekaligus membebaskan hukum dari intervensi politik. Dengan demikian semua ini menjadi pembelajaran yang baik bagi proses demokrasi bangsa dan mendorong terwujudnya kepemimpinan bangsa kedepan orang-orang yang berjiwa kesatria, ungkap Nia dengan tegas.(Hesty)
Editor : Pak RW