Program One Day No Rice : Walikota Dep

suara-publik.com

DEPOK, (suara-publik.com) -
Kian hari kian banyak media massa nasional maupun Internasional yang ingin mengetahui dan tertarik mengupas tentang Kebijakan ODNR( One Day No Rice) yang di buat oleh Walikota Depok. Sampai pada Rabu, (7/3) Kantor Berita Antara tertarik untuk melakukan bincang- bincang dengan Walikota Depok H. Nur  Mahmudi Isma'il terkait ODNR.  Dalam Wawancaranya dengan Berita Antara Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il menjelaskan bahwa Program One Day No Rice bukanlah sebuah keputusan instan, Walikota menegaskan Beliau tidak melarang, tidak mengharamkan warganya untuk makan nasi pada hari Selasa. Namun Beliau menghimbau, dan mengajak PNS di Pemerintah Kota Depok agar tidak makan nasi pada hari Selasa, 1 minggu sekali.
Tujuan utama Walikota adalah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalankan pola hidup sehat, dengan mengurangi konsumsi karbohidrat yang berlebih dari nasi. Dengan demikian akan berdampak pada berkurangnya konsumsi beras. Diharapkan jika konsumsi beras berkurang, maka akan terciptalah surplus beras, sehingga nantinya dapat menciptakan Ketahanan Pangan Nasional. Walikota berpesan meskipun sumber karbohidrat diganti, Kita harus tetap memperhatikan kandungan Gizi yang seimbang pada lauk yang dimakan.
Berawal dari Permentan No. 43 Tahun 2009 dan Pergub mengenai One Day No Rice, Walikota menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Surat Edaran yang berisi himbauan agar melaksanakan ' One Day No Rice' setiap hari Selasa dilingkup Pemerintah Kota Depok. Surat Edaran tersebut telah dikeluarkan sejak bulan September 2011, dan sampai saat ini Walikota terus mensosialisasikan, mencontohkan, dan membiasakan kantin dan kepada Pegawai Pemerintah Kota Depok agar tidak makan nasi pada hari Selasa.
Dari data orang Indonesia diketahui bahwa 19 �ri orang Indonesia telah mengalami obesitas. Hal tersebut dikarenakan kelebihan mengkonsumsi karbohidrat, lemak atau zat lain yang tidak seimbang masuk ke dalam tubuh manusia dan pada akhirnya menyebabkan diabetes. Kebijakan One Day No Rice bertujuan untuk mencerakan dan mencerdaskan masyarakat akan pentingnya mengurangi Konsumsi Karbohidrat, juga demi menciptakan ketahanan pangan.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il mengatakan bahwa Beliau telah mempraktekan hal tersebut bahkan everyday No Rice, 7 Day No Rice dan telah dilaksanakannya dalam 6 bulan terakhir. Walikota menjalankan hal tersebut karena merasakan dampak yang baik untuk kesehatannya, demi mensuskseskan Misi Terciptanya Ketahanan Pangan Nasional. Setiap hari Walikota menyantap singkong dan pisang untuk mengganti sumber karbohidrat, hal tersebut dilakukannya demi mengontrol gula darah dan berat badan yang ideal.


Walikota ingin mengurangi Spekulatif harga yang timbul, karena kian hari harga Beras yang semakin tinggi. Konsumsi beras di Kota Depok adalah 25000 ribu ton per tahun, jika dinominalkan adalah sebesar 180.0000 miliar. Jika Pemerintah Kota Depok melaksanakan One Day No Rice makan telah menurunkan akumulasi dari harga beras sebesar 180.0000 miliar perputarannya.


Harapan Walikota berikutnya adalah dapat menciptakan kecerahan dan mencerdaskan pola fikir masyarakat. Sehingga nantinya dapat terciptanya sebuah pemahaman dan keteladanan di diri PNS Pemerintah Kota Depok. PNS Pemerintah Kota merupakan agent of change yaitu agen pembawa perubahan dan menjadi tauladan bagi masyarakat umum.

Dihdarapkan masyarakat dapat mencontoh para PNS tersebut sehingga tercapainya sebuah keadaan Ketahanan Pangan Nasional. Diakhir wawancaranya Nur Mahmudi berharap Indonesia dapat melakukan ekspor beras seperti yang dilakukan oleh negara Thailand dan Vietnam, juga mampu meningkatkan kesehajteraan daerah tertinggal melalui peningkatan potensi ( sebagai daerah yang memproduksi bahan pangan non beras), " tutup Beliau. ( Humas Pemkot Depok  Kamis, 8 Maret 2012 ( Benny G)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru