Fredrich Yunadi: Donny Leimena Jago Hecker Dan Bermuka Tebal

suara-publik.com

Jakarta, Suara-Publik.com - Perseteruan antara tunangan Miss Indonesia Tahun 2011.Donny Leimena dengan calon mertuannya DR.Fredrich Yunadi SH terus bergulir. Terkait  atas tuduhan Donny kepada Yunadi yang telah diperiksa di Polda Metro Jaya pada hari senin (16/4/2012) dari jam 9.00 Wib s/d jam 23.00 Wib dan dilanjutkan pada hari Rabu (18/4/2012) dari jam 9.00 Wib s/d jam 19.00Wib. Atas pembeberan bukti baru oleh Donny Saat mendatangi Polda Metro Jaya (18/4) yang ketiga kalinya, di depan wartawan sangat membuat dirinya merasa berada diatas angin. Hal tersebut dibantah oleh  calon mertua yang mengatakan bahwa Donny itu adalah hecker jago komputer untuk merekayasa surat  apa pun, dan Donny itu bermuka tebal,”Donny itu sudah jelas bawa lari putri saya, kenapa nyerang saya dan mendzolimi saya habis-habisan,”ungkap Yunadi.

Berdasarkan LP/438/II/2012/PMJ/Dit Reskrimsus pada tanggal 8 Pebruari 2012,yang ditangani oleh Cybercrime  unit IV,kanit Kompol Sudiman penyidik Iptu Suripto. Kasus pencemaran nama baik lewat internet dan berita on line serta perbuatan tidak menyenangkan. Pelapor Andi Kurniawan sebagai saksi dan korban adalah Fredrich Yunadi SH, terlapor Donny Leimena dan Willinda Indriana.

Nama Fredrich Yunadi sudah cukup dikenal saat dirinya mencalonkan sebagai Ketua KPK, Laki-laki yang terkesan pendiam ini sangat kesal atas ulah Donny yang sepertinya tidak mempunyai itikad baik terhadap dirinya dan putri nya Astrid Ellena. Yunadi pun menceritakan dari awal tentang keberadaan Ellen begitu dia memanggil putrinya dan  kronologis bagai mana sampai terjadinya perseteruan tersebut.

“Ketika Ellen umur 3 Tahun 1994 diculik ibunya dari sekolah dan dibawa lari, dicari-cari dan tidak pernah ketemu. Kasus penculikan ini saya laporkan ke Polres Jakarta Selatan dan kasusnya P21. Tetapi ibunya bawa kabur Ellen ke USA, tiba-tiba pada Tahun 2008 Ellen  di kirim balik Jakarta ikut saya, saya sekolahkan di UPH, dan Tahun 2011 kenal Donny yang mati-matian ngejar Ellen, semula Ellen menolak tapi akhirnya mau dengan Donny,”tutur Yunadi  yang juga sebagai ketua Dewan Pembina Mahasiswa LIRA.

Selanjutnya masih dikatakan Yunadi,”Pada Tanggal 13 Agustus 2011 Donny bawa lari putri saya Astrid Ellena Yunadi umur 21 Tahun Putri Indonesia  2011, saya cek siapa Donny berdasakan KTP yang beralamat di  Jalan Suryopranoto No 2 Jakarta Pusat, saya cari tidak ada  Nomor tersebut, tanya RT, RW dan Lurah diberi keterangan ternyata Donny tidak tinggal di alamat tersebut. Saya muat koran putus hubungan dengan Ellen, Donny langsung nyerang saya dan melaporkan saya ke Bareskrim dengan penyidik AKBP Susilowaldi dan Kombes Napoleon Kasubdit 3 Direktorat 1 Bareskrim. Ternyata tidak hanya disitu Donny pun melaporkan saya ke Polda Metro Jaya dengan AKPB Audie Lateheru, Kasubdit cyber crime.”tegas nya.

“Donny juga turunkkan LSM PEKAT milik Donny demo dua kali dan menuduh saya antek Amerika, agen CIA dan lain sebagainya, dia setiap hari masukan berita di TV, internet dan nyerang saya pengacara kampungan, gelar saya palsu,a ntek Amerika.Yang jelas saya tidak kenal Donny ketemu Cuma 3 kali, Donny justru bawa lari putri saya, masih neyerang  saya habis-habisan saya di zolimi habis-habisan oleh Donny,”jelasnya kepada wartawan.

Menurut Yunadi, Donny adalah hecker jago komputer untuk merekayasa surat apapun atau foto apapun itu kerjaan Donny, dia lupa dalam hukum Indonesia kan pertama harus legal standing, apakah Donny berhak melaporkan, kedua bukti harus asli bukan foto Copy, ketiga kerugian apa yang telah di derita oleh Donny. Inilah menunjukan arogansi Donny yang merasa dirinya super dan kaya bisa menekan siapapun, Donny sama sekali tidak pernah hormat terhadap saya meskipun saya adalah ayah Ellen, dan Ellen tinggal dibesarkan saya. Donny kenal namanya Ellen pun sejak Agustus via email dan BBM saja,”imbuhnya.

Masih dikatakan Yunadi bahwa Donny diduga di backup oleh orang jagoan dari Malang Iwan sehingga Donny dengan leluasa bisa kendalikan oknum polisi, dan beberapa waktu yang lalu Donny melalui seputar Surabaya menyatakan bahwa Ellen dan ibunya ke Amerika dibiayai hingga lulus di Amerika dan Donny juga yang biayai di UPH,’’busyet kok ada manusia muka begitu tebal ya, jadi terbukti Donny yang tidak ada pekerjaan tetap, apapun indentitas saya kan tidak ada hubungan dengan Donny, tidak ada legal standing sama sekali, dia rekayasa mau lapor silahkan saja, bodohnya polisi kalau mau diperalat,”tegasnya.(Hesty)

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru