Masih ingat dengan kasus penangkapan 3 tersangka uang palsu (upal)?. Pada 22 Juli 2012 digerebek Tipidek Polrestabes di rolak Gunungsari, dan diberitakan di media massa pada 28 Juli 2012?
SURABAYA (suarapublik.com)- Kasus ini, diduga penuh rekayasa oleh penyidik. Pasalnya, belakangan diketahui, 3 nama tersangka upal yang dikorankan adalah palsu. Bahkan rumornya, salah satu tersangka kepergok seorang wartawan bebas berkeliaran di luar tahanan.
Tersangka yang tertangkap di rolak Gunungsari dan diberitakan di media massa/elektronik pada 28 Juli 2012 adalah Rasyid, Gatot dan Supriyadi. Padahal, nama mereka yang sebenarnya adalah Bambang, Mulyono dan Mundi.
Kanit Tipidek Polrestabes, AKP. Roman, S. Elhaj., SH., Sik, ketika dikonfirmasi membantah ada rekayasa dalam kasus upal ini. “Diduga ada rekayasa yang bagaimana, tolong dijelaskan,” pinta Roman kepada wartawan.
Roman sempat kebakaran jenggot ketika ditanya nama 3 tersangka yang semua palsu dikorankan dan diduga ada seorang tersangka bisa bebas berkeliaran di luar tahanan. “Ya nggaklah, kami tidak berani, karena kasus ini sangat menonjol. Ke 3 nama tersangka itu memang sengaja kami rahasiakan, biar kami bisa mengejar pelaku utamanya,” jelas Roman.
Masih Roma, “Kalau gak percaya, akan saya panggil kesini tersangkanya,” tegas Roman. Anehnya, setelah menunggu beberapa lama, 3 tersangka memang ada dan di hadapkan langsung di hadapan wartawan. (ono) foto:kasus ini diberitakan di salah satu media harian lokal.
Editor : Pak RW