Jakarta-Suara-Publik.com-Termotivasi oleh rasa keprihatinan terhadap lingkungan, dan juga sebagai warga pinggir kali Ciliwung yang memiliki kepedulian, H.Royani Sapri anggota LMK Pejaten Timur, telah memprakarsai lahirnya sebuah komunitas pecinta lingkungan yang diberi nama Gerakan Masyarakat Bersih Sungai Ciliwung (GEMAR BERSUCI). Sesuai namanya, GEMAR BERSUCI meskipun baru diresmikan 3 bulan lalu, namun sudah memperlihatkan kiprahnya sebagai pecinta lingkungan. Salah satunya adalah saat memperingati Hari Air Sedunia ke 20, warga pun dilibatkan bersama-sama melakukan bersih-bersih Sungai Ciliwung.
Sebagai
komunitas pecinta lingkungan, GEMAR BERSUCI bertekad akan selalu
peduli terhadap kebersihan dan keasrian Sungai Ciliwung, diantaranya
dengan cara melakukan langkah-langkah nyata. Langkah-langkah nyata yang
sudah dilakukan antara lain dengan pembuatan resapan biopori, sumur
resapan, penanaman pohon, serta aksi memungut sampah di bantaran
Sungai Ciliwung.
Selaku Ketua Gemar Bersuci H.Royani
juga memaparkan, bahwa Gemar Bersuci mempunyai 3 langkah program,
pertama Program jangka pendek yang bertujuan untuk meminimalisir tempat
pembuangan sampah yang ada disepanjang pinggiran sungai. Sedangkan
program jangka menengah ditujukan untuk meningkatkan kesadaran penghuni
pinggiran sungai dengan cara merangkul komunitas yang ada untuk
mensosialisaikan dan memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang manfaat
lingkungan bersih kepada warga. Sementara program jangka panjang,
kedepannya akan dilakukan kegiatan berupa penanaman pohon (penghijauan)
sepanjang pinggiran sungai serta pembenahan saluran-saluran air, dan
juga mencari data tentang batasan-batasan tata ruang yang berkaitan
dengan berdirinya bangunan-bangunan liar sepanjang bantaran sungai.
'Kita akan berusaha menyetop pembangunan tersebut agar tidak merusak
tata lingkungan sepanjang bantaran sungai Ciliwung. Untuk itu kita
bersama tokoh masyarakat juga LMK sepakat akan memberikan banyak
sosialisai dan penyuluhan-penyulahn terkait hal tersebut,' papar
H.Royani.
Dikesempatan yang sama, Ketua LMK Pejaten Timur,
Yusuf Sahid menyatakan kalau Gemar Bersuci juga merupakan sebagai pilot
project dalam program sosialisasi tata lingkungan, khususnya untuk
masyarakat sepanjang bantaran sungai Ciliwung. Sementara terkait animo,
masyarakat dapat menerima dan menyambut baik kehadiran Gemar Bersuci
tersebut.
" Kita harapkan program ini akan berjalan secara
berkesinambungan, tidak boleh stag dan harus berjalan terus. Untuk itu
kita juga berharap adanya partisipasi masyarakat dalam hal ini Gemar
Bersuci akan berupaya menggalang dana serta kerja sama para tokoh
masyarakat dalam hal untuk menunjang program yang menjadi pilot project
ini," pungkas Yusuf mengakhiri keterangannya pada suarapublik.com (Goesti)
Editor : Pak RW