Diskoperindag Bondowoso Gelar Operasi Pasar LPG, Kendalikan Harga Sesuai HET.

suara-publik.com
Foto: Kadis Koperindag saat mengawal operasi pasar(atas). Warga yang beli LPG 3 kg(bawah).

Laporan Redaksi.

BONDOWOSO, (Suara-Publik.Com) - Meningkatnya konsumsi LPG 3 Kg di kabupaten Bondowoso, hingga Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten bekerja sama dengan distributor menggelar operasi pasar di Kecamatan Pujer. Sabtu, (1/6/2019).

Kepala Dinas Koperindag Bondowoso, Sigit Purnomo, saat ikut mengawal OP menyatakan, Operasi Pasar dipilih untuk menyalurkan alokasi tambahan guna lebih memastikan ketepatan penyaluran LPG 3 Kg yang merupakan produk bahan bakar yang didedikasikan khusus untuk masyarakat miskin dan usaha kecil.

“Berdasarkan hasil pantauan di beberapa lokasi, memang operasi pasar menjadi kegiatan yang telah ditunggu oleh masyarakat,"kata Sigit Purnomo.

Selain itu Sigit, menghimbau masyarakat untuk mengikuti peraturan yang berlaku di kegiatan operasi pasar tersebut dan bersama-sama menjaga kondusifitas selama kegiatan berlangsung. "Apabila ada antrian mari bersama-sama menjaga kenyamanan dan tidak gampang terpancing oleh pihak yang tidak bertanggungjawab”, ungkapnya.

100%

Secara lebih mendetail Sigit Purnomo menjelaskan, sebelumnya dibeberapa tempat Pertamina telah menyalurkan alokasi tambahan sejak masa jelang Idul Fitri. Penambahan tersebut masih tetap diberikan pada paska Idul Fitri dengan memberikan tambahan fakultatif. 

Selanjutnya, pihaknya juga mengharapkan agar tren peningkatan konsumsi LPG kali ini untuk tidak dibesar-besarkan atau bahkan dipolitisasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Hal tersebut justru dapat memicu "panic buying" di lapangan padahal pada praktiknya, kita terus memantau stok yang ada di lapangan. Begitu pula dengan pemberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) produk LPG 3 Kg. sejatinya masyarakat dapat dengan mudah menemukan gas elpiji 3 kg yang menjual produk sesuai HET. 

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian LPG di pangkalan atau pengecer resmi untuk mendapatkan harga sesuai HET. Kami pun memohon dukungan khususnya dari awak media untuk membantu menjaga kondusifitas informasi yang tersebar di masyarakat sehingga isu seperti tingginya harga ataupun kelangkaan tidak digunakan oleh spekulan dan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab lainnya,”pungkas Sigit Purnomo.

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru