Dibakar Cemburu, Oknum Polisi Hajar Tahanan

suara-publik.com

SURABAYA (suara-publik.com)- Oknum Polsek Pabean Cantikan Jet Lee (bukan nama sebenarnya) menghajar tersangka narkoba bernama Dhimas. Diduga, Jet Lee dibakar perasaan cemburu, lantaran Dhimas mengaku hendak meniduri Safira, yang notebonenya adalah pacar Jet Lee, sekaligus spionase Polsek Pabean Cantikan. Informasinya, korban jebakan Safira cukup banyak di tahanan Polsek Pabean Cantikan.

Penganiayaan yang mencampur adukkan antara profesi dan asmara ini berawal sekitar 12 Maret 2013. Saat itu Dhimas yang tak lain adalah teman lama Safira, sama-sama berasal dari Madiun hendak bertemu di sebuah tempat. Dhimas mengajak temannya, Fahris naik Taxi Zebra, untuk mengantarkan pesanan Safira berupa narkoba jenis Sabu-Sabu.

Sebenarnya Dhimas bukan pengedar barang haram itu, namun karena ingin memenuhi permintaan wanita yang menjadi incarannya, Dhimas akhirnya nekat. Setelah bertemu Safira, dan memberikan barang haram itu, Dhimas dan Fahris langsung disergap oleh anggota Polsek Pabean Cantikan yang sudah siap menyanggong kedatangannya.  “Di Mapolsek Pabean itulah Dhimas akhirnya dihajar oleh Jet Lee, karena Dhimas mengaku terus terang hendak meniduri Safira,” ujar sumber.

Dua Pelaku Dilepas

Dari hasil pengembangan kasus itu, muncul nama Didik, Aan dan Kethung. Sayangnya, Aan dan Kethung langsung dilepas oleh penyidik dengan alasan tidak cukup bukti. Padahal, rumor yang berkembang Aan dan Kethung telah mengkondisikan oknum petugas sebesar belasan juta rupiah.

Kapolsek Pabean Cantikan belum bisa dikonfirmasi suara-publik.com (Suara Publik Grup). "Dari mana mas, susah menemui bapak (Kapolsek) kalau tidak ada janji," jelas petugas piket. Sementara Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, AKP. Prayitno didampingi salah satu penyidik, Supratman kepada wartawan media ini menjelaskan kronologis penangkapan tersangka Dhimas, Fahris dan Didik. “Kami melepas Aan dan Kethung, karena mereka negatif dan tidak cukup bukti,” jelas Supratman. Ditambahkan pula, “Buat apa kami melepas mereka, jika terbukti bersalah. Ini kasus narkoba,” tegasnya. Padahal informasinya, Fahris dan Dhimas juga negatif setelah dilakukan tes urine.

Sementara di lain hari via SMS, Kanit Reskrim Prayitno membantah dugaan pengkondisian dan kenal dengan Safira. Namun setelah dijelaskan bahwa Safira adalah pacar dan spionase anggotanya berjuluk Jet Lee, kontan saja Prayitno enggan membalas SMS suara-publik.com.

Rumornya, hasil jebakan Safira yang kini mendekam di tahanan Polsek Pabean Cantikan cukup banyak. Bahkan, diduga ada tawar menawar merubah pasal kepada tersangka narkoba. “Tak gawe pitung Wulan, tapi mbayar Rong Atus ewu, (Saya buat 7 bulan, tetapi membayar Dua ratus juta rupiah),” jelas sumber. foto: ilustrasi

Editor : Pak RW

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru