Surabaya, Suara-publik.com - Beberapa wartawan mengalami tindakan tidak menyenangkan saat menjalankan tugas jurnalistiknya. Dimana 3 wartawan dari 3 media online diusir Security UFO Kertajaya saat mau konfirmasi pada menejemen toko elektronik tersebut.
Terkait adanya dugaan kesalahan system pemanggilan klarifikasi oleh PT. Damai Sejahtera Abadi (UFO-ELEKTRONIK) area Gubeng Kertajaya Kota Surabaya kepada mantan karyawannya. Maka pihak perusahaan diduga telah asal-asalan dalam melakukan konfirmasi kepada mantan karyawannya, dikarenakan perusahaan telah mengalami kerugian dalam auditnya.
Pihak Serikat Kerja yang telah mendampingi karyawan yang diduga sebagai korban kesalahan klarifikasi saat keluar dari kantor mengatakan bahwa perihal tersebut sudah ada mediasi dari kedua belah pihak.
" saya disini mewakili klien saya untuk melakukan mediasi, karena perusahaan juga sudah meminta maaf dan membuat kesepakatan damai " ujar yang mengaku bernama Gianto selaku dari Serikat Kerja kepada awak media yang sudah menunggu didepan gedung.
Saat para awak media berupaya untuk melakukan konfirmasi ke pihak personalia, namun pihak perusahaan terkesan tidak mau menemui wartawan, " bagian personalia tidak ditempat " ujar salah satu karyawan yang bertemu dengan awak media.
" kira-kira kapan kita bisa di agendakan bertemu personalia" tanya awak media.
" saya tidak tahu, karena personalia mobile " imbuhnya.
Dikarenakan belum mendapatkan jawaban resmi dari pihak perusahaan, keesokan harinya awak media mendatangi kembali perusahaan tersebut untuk mengkonfirmasi ulang, namun naas malah terkesan di usir oleh petugas keamanan perusahaan yang diduga mendapatkan perintah dari pihak personalia PT. Damai Sejahtera Abadi melalui selulernya.
Hal ini pihak perusahaan diduga telah melakukan pelanggaran Undang Undang Pers No 40 tahun 1999, karena persoalan yang akan dikonfirmasikan ke perusahaan tersebut dikhawatirkan dapat menimpa kepada karyawan yang lainnya. (J)
Editor : Redaksi